Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penjualan minyak Iran dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan tetap menunjukkan kinerja positif di tengah konflik yang berlangsung. Pemerintah Iran menyatakan sebagian pendapatan dari ekspor minyak akan dialokasikan untuk memperbaiki kerusakan sektor industri akibat serangan selama perang.
Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad pada Selasa (14/4/2026) mengatakan bahwa operasional sektor energi tetap berjalan stabil berkat upaya para pekerja di lapangan. Ia menegaskan bahwa aktivitas ekspor minyak tidak pernah terhenti selama konflik.
“Para pekerja minyak berhasil menjaga operasional di seluruh fasilitas selama konflik, memastikan ekspor minyak tidak terhenti bahkan satu hari pun,” ujarnya.
Baca Juga: Negosiasi AS-Iran Buntu di Islamabad, Peluang Damai Masih Ada
Paknejad juga menyoroti peran penting pusat ekspor utama seperti Pulau Kharg yang tetap beroperasi normal di tengah tekanan geopolitik.
Selain menjaga volume ekspor, Iran juga mencatat kenaikan harga jual minyak mentahnya. Pada bulan lalu, pemerintah menyebut harga minyak Iran meningkat signifikan seiring ketegangan di pasar energi global.
Kondisi ini memberikan tambahan ruang fiskal bagi pemerintah untuk membiayai pemulihan infrastruktur industri yang terdampak konflik.













