kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Israel Gempur Gaza dengan Serangan Darat Terbesar, Warga Mengungsi Massal


Selasa, 16 September 2025 / 17:23 WIB
ILUSTRASI. Palestina bereaksi, saat asap dan api membara sementara sebuah bangunan rumah roboh setelah serangan udara Israel, di Gaza City, 7 September 2025. Israel melancarkan tahap utama serangan darat besar-besaran ke Kota Gaza pada Selasa (16/9/2025), disertai serangan udara dan artileri.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Di internal militer Israel, sejumlah komandan memperingatkan operasi darat ke Gaza bisa membahayakan sandera yang masih ditahan Hamas dan berisiko menjadi “jebakan maut” bagi pasukan. Kepala Staf Eyal Zamir disebut mendesak Netanyahu mempertimbangkan kembali opsi gencatan senjata.

Keluarga sandera juga memprotes di depan kediaman Netanyahu. “Anak-anak kami di Gaza sedang dibombardir atas perintah perdana menteri,” kata Anat Angrest, ibu salah satu sandera.

Baca Juga: Israel Gempur Gaza City, Serangan Darat Terbesar Pecah! Ribuan Warga Mengungsi

Hamas melancarkan serangan ke Israel pada Oktober 2023, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik 251 sandera. Israel menyebut 20 dari 48 sandera yang tersisa diyakini masih hidup.

Sejak saat itu, ofensif militer Israel telah menewaskan lebih dari 64.000 warga Palestina, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×