kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.207   157,00   0,87%
  • IDX 5.341   -253,59   -4,53%
  • KOMPAS100 701   -34,98   -4,75%
  • LQ45 532   -26,08   -4,68%
  • ISSI 185   -9,64   -4,96%
  • IDX30 301   -14,91   -4,72%
  • IDXHIDIV20 374   -18,15   -4,63%
  • IDX80 80   -3,86   -4,61%
  • IDXV30 103   -3,19   -2,99%
  • IDXQ30 97   -5,53   -5,41%

Jepang dan AS Kompak Menentang Upaya Pembatasan Senjata Robot Pembunuh


Senin, 20 Desember 2021 / 10:04 WIB
ILUSTRASI. Bendera nasional Jepang dan AS.


Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

China sendiri mengatakan telah menyerahkan dokumen sikap tentang aturan penggunaan teknologi AI pada militer. Ini adalah pertama kalinya China mengajukan proposal yang komprehensif dan sistematis tentang tata kelola keamanan AI dalam kerangka Konvensi PBB tentang Senjata Konvensional Tertentu.

Di saat yang sama, banyak LSM, pakar AI, serta ahli robotika juga mendorong dimulainya negosiasi tentang aturan yang mengikat senjata otonom secara hukum. Beberapa negara seperti Austria, Chili, Irlandia, dan Selandia Baru juga mendukung adanya aturan yang mengikat.

Kegagalan pembicaraan pada hari Jumat pekan lalu praktis membuat negara-negara dan organisasi non-pemerintah yang telah menyerukan aturan yang mengikat secara hukum merasa kecewa.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×