kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Jepang dan AS Kompak Menentang Upaya Pembatasan Senjata Robot Pembunuh


Senin, 20 Desember 2021 / 10:04 WIB
Jepang dan AS Kompak Menentang Upaya Pembatasan Senjata Robot Pembunuh
ILUSTRASI. Bendera nasional Jepang dan AS.


Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

China sendiri mengatakan telah menyerahkan dokumen sikap tentang aturan penggunaan teknologi AI pada militer. Ini adalah pertama kalinya China mengajukan proposal yang komprehensif dan sistematis tentang tata kelola keamanan AI dalam kerangka Konvensi PBB tentang Senjata Konvensional Tertentu.

Di saat yang sama, banyak LSM, pakar AI, serta ahli robotika juga mendorong dimulainya negosiasi tentang aturan yang mengikat senjata otonom secara hukum. Beberapa negara seperti Austria, Chili, Irlandia, dan Selandia Baru juga mendukung adanya aturan yang mengikat.

Kegagalan pembicaraan pada hari Jumat pekan lalu praktis membuat negara-negara dan organisasi non-pemerintah yang telah menyerukan aturan yang mengikat secara hukum merasa kecewa.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×