kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45784,56   -4,98   -0.63%
  • EMAS937.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.23%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

Jepang dikabarkan mengizinkan ekspor lanjutan bahan teknologi tinggi ke Korsel


Selasa, 20 Agustus 2019 / 13:59 WIB
Jepang dikabarkan mengizinkan ekspor lanjutan bahan teknologi tinggi ke Korsel
ILUSTRASI. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Korsel Moon Jae-In

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  SEOUL. Hubungan Jepang dan Korea Selatan (Korsel) mulai membaik setelah Jepang menyetujui pengiriman bahan teknologi tinggi ke Korsel untuk kedua kalinya sejak membatasi ekspor ke Korsel bulan lalu.

Hal itu dikatakan dua sumber jelang pertemuan pejabat pemerintah kedua negara pekan ini untuk menyelesaikan sengketa masa lalu  kedua negara sekutu Amerika Serikat (AS) tersebut.

Baca Juga: Korea Selatan ajak unifikasi, Korea Utara tembakkan dua rudal

Hubungan kedua negara memburuk pada akhir tahun lalu karena perselisihan selama puluhan tahun mengenai kompensasi bagi pekerja paksa selama pendudukan Jepang di masa perang di Korsel.

Pada awal Juli 2019, Jepang memutuskan memperketat kontrol pengiriman barang teknologi tinggi ke Korsel. Yang diperketat ekspor itu adalah chp dan display, yang dapat mengancam rantai pasokan teknologi global.

Jepang juga mengumumkan menghapus status ekspor jalur cepat ke Korsel mulai akhir Agustus ini.

Keputusan Jepang ini berdampak pada perusahaan Korsel Samsung Electronics Co Ltd. Sebab perusahaan ini membutuhkan bahan teknologi tinggi yang selama ini dipasok dari Jepang seperti photoresists, yang sangat penting untuk memproduksi pembuatan chip kontrak canggih raksasa teknologi ini.

Kendati begitu, kabar terbaru ini belum dikonfirmasi kedua negara. Baik dari Jepang maupun Korsel, termasuk juru bicara Samsung Electronics measih menolak dimintai komentar, seperti dilansir Reuters, Selasa (20/8).

Baca Juga: Kini giliran Korea Selatan mencoret Jepang dari daftar putih perdagangan jalur cepat

Kendati begitu, seorang pejabat kantor kepresidenan Korsel mengonfirmasi masalah ekspor dalam sebuah briefing kepada media, namun ia mengatakan bahwa ketidakpastian masih tetap ada sampai Jepang sepenuhnya mengahapus kontrol ekspor yang lebih ketat yang telah disahkan Negeri Matahari Terbit tersebut.

"Persetujuan ekspor terbaru Tokyo positif untuk industri lokal, tetapi saya tidak melihat langkah Jepang sebagai pesan perdamaian ke Korea Selatan," kata pejabat pemerintah Korea Selatan lainnya kepada Reuters, yang meminta anonimitas karena kepekaan masalah tersebut.

Awal bulan ini, Jepang memberi lampu hijau untuk ekspor photoresists ke Samsung Electronics untuk pertama kalinya sejak memberlakukan pembatasan.

Baca Juga: Wah, Investor Jepang Makin Agresif Memburu Bank di Indonesia

Langkah terbaru Jepang datang menjelang pertemuan antara Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono dan mitranya dari Korea Selatan, Kang Kyung-wha, di Beijing pada hari Rabu.

Kedua menteri juga akan bertemu pekan ini dengan rekannya dari China, Wang Yi, dalam pertemuan tiga pihak pertama dalam tiga tahun, kata pejabat pemerintah.

"Kami harus secara aktif mengekspresikan posisi kami, tetapi itu adalah situasi yang sangat sulit," kata Kang di bandara di Seoul pada hari Selasa sebelum berangkat ke Beijing.



TERBARU

[X]
×