kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Kasus corona melonjak, desakan ke PM Abe mengunci Jepang makin kuat


Selasa, 31 Maret 2020 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai masker wajah, setelah wabah virus corona baru, menikmati menonton bunga sakura di Prefektur Saitama, Jepang, 6 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Di Tokyo, muncul spekulasi kuat bahwa penguncian akan segera terjadi. Pemicunyam peningkatan jumlah kasus domestik. Dengan tes terbatas untuk virus corona, keraguan menyeruak di Tokyo tentang seberapa luas virus telah menyebar.

Beberapa bisnis di Tokyo mulai membatasi operasi bahkan sebelum Ibu Kota terkunci. Pada Selasa (31/3), Isetan Mitsukoshi Holdings Ltd mengatakan akan menutup enam gerai department store di Tokyo pada akhir pekan hingga 12 April.

Baca Juga: Ken Shimura, komedian Jepang meninggal dunia karena virus corona

Lalu, Koshidaka Holdings, pengelola jaringan karaoke dan sumber air panas, akan menutup 200 gerai sampai 13 April.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike telah meminta penduduk Ibu Kota untuk menghindari kegiatan luar rumah yang tidak perlu. Sementara Gubernur Osaka, kota terbesar kedua di Jepang, meminta pemerintah harus mengumumkan keadaan darurat.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×