kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.149   35,00   0,20%
  • IDX 7.508   49,38   0,66%
  • KOMPAS100 1.039   9,33   0,91%
  • LQ45 747   0,06   0,01%
  • ISSI 271   2,73   1,02%
  • IDX30 400   -0,43   -0,11%
  • IDXHIDIV20 486   -4,04   -0,82%
  • IDX80 116   0,67   0,58%
  • IDXV30 135   -0,16   -0,12%
  • IDXQ30 128   -1,08   -0,83%

Kaum Elit Korea Utara Lelah dengan Perilaku Random Kim Jong-un


Jumat, 06 September 2024 / 05:00 WIB
ILUSTRASI. Kaum elit Korea Utara merasa lelah dengan perilaku Kim Jong-un yang random alias tidak terduga.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ri sebelumnya telah menceritakan - dalam wawancara pertamanya dengan surat kabar Korea Selatan Chosun Ilbo - bahwa pembelotannya sendiri didorong oleh kekecewaan dan frustrasi bahwa kariernya telah tergelincir oleh ketidakmampuannya untuk membayar suap besar kepada atasannya.

Dia memutuskan untuk membelot pada tahun 2023 setelah ditolak izinnya untuk perawatan cedera tulang belakangnya. Akan tetapi, dia hanya memberi tahu istri dan anaknya enam jam sebelumnya bahwa mereka akan melarikan diri ke luar negeri.

"Penantian satu jam di bandara terasa seperti bertahun-tahun," katanya.

Dia menambahkan: "Untuk pertama kalinya, saya berdoa dengan sungguh-sungguh agar Tuhan melindungi keluarga saya, memahami mengapa orang-orang percaya pada agama."

Dalam wawancara yang sama, Ri juga mengungkapkan bahwa dia pernah minum teh dengan Kim Jong-un.

Baca Juga: Mantan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Suap

"Secara pribadi, Kim Jong-un hanyalah manusia biasa," katanya. "Jika dilihat dari dekat, Anda tidak bisa tidak berpikir tekanan darahnya pasti sangat tinggi; wajahnya selalu merah, seperti dia baru saja minum, bahkan lebih merah daripada di layar."




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×