CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Kedubes China di Tokyo Dibobol, Beijing Layangkan Protes Keras kepada Jepang


Selasa, 24 Maret 2026 / 16:33 WIB
Kedubes China di Tokyo Dibobol, Beijing Layangkan Protes Keras kepada Jepang
ILUSTRASI. Bendera China dan Jepang (Dado Ruvic/Illustration/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China telah menyampaikan protes keras dan menyampaikan pernyataan kepada Jepang setelah apa yang digambarkan sebagai "pembobolan paksa" di kedutaannya di Tokyo, kata Kementerian Luar Negeri China pada hari Selasa (24/3).

Seorang individu yang mengaku sebagai perwira aktif Pasukan Bela Diri Jepang memanjat tembok dan memasuki Kedutaan Besar China secara paksa pada Selasa pagi, kata juru bicara kementerian Lin Jian dalam konferensi pers rutin.

"Individu tersebut mengakui bahwa tindakannya ilegal dan mengancam akan membunuh personel diplomatik China atas nama Tuhan," kata Lin.

Baca Juga: Relasi Jerman-AS Retak, Presiden Steinmeier Serukan Kemandirian Eropa

Lin mengatakan bahwa Tiongkok "sangat terkejut" dengan insiden tersebut, dan mendesak Tokyo untuk melakukan penyelidikan menyeluruh, menghukum pihak yang bertanggung jawab, dan memberikan penjelasan.

"Pihak Jepang harus secara efektif menjamin keamanan gedung dan personel kedutaan dan konsulat Tiongkok di Jepang, merenungkan dan memperbaiki kebijakannya terhadap Tiongkok, dan secara fundamental mencegah insiden serupa terjadi lagi," katanya.

Kementerian Pertahanan Jepang tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Hubungan antara kedua negara tetangga Asia tersebut memburuk setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada November lalu menyatakan bahwa serangan hipotetis Tiongkok terhadap Taiwan, pulau yang diperintah secara demokratis yang diklaim Tiongkok sebagai miliknya, dapat memicu respons militer dari Tokyo.

Jepang akan menurunkan deskripsinya tentang hubungan dengan China dari  salah satu yang terpenting dalam laporan diplomatik tahunan, dengan alasan serangkaian konfrontasi dengan Beijing selama setahun terakhir, menurut draf yang ditinjau oleh Reuters.

Ketika ditanya tentang keputusan tersebut, Lin mengulangi seruannya agar Takaichi menarik kembali pernyataannya.

Baca Juga: Harga Emas Melejit, Produksi Afrika Selatan Sulit Bertambah


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×