kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Kejaksaan New York investigasi WeWork


Selasa, 19 November 2019 / 20:31 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: The WeWork logo is displayed on the entrance of a co-working space in New York City, New York U.S., January 8, 2019. REUTERS/Brendan McDermid/File Photo


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kejaksaan Negeri New York dilaporkan Reuters, Selasa (19/11) akan melakukan investigasi terhadap perusahaan co-working space WeWork. Sumber Reuters menjelaskan hal tersebut dilakukan lantaran potensi kebangkrutan yang akan terjadi dalam beberapa pekan mendatang.

Ini bukan pertama kalinya, WeWork diinvestigasi Kejaksaan Negeri New York. Sebelumnya perusahaan juga telah diperiksa terkait kebijakan perusahaan untuk mewajibkan para pekerja menandatangani kewajiban persaingan tahun lalu.

Juru Bicara WeWork Letitia James mengafirmasi hal ini. Ia bilang pihaknya telah dihubungi oleh Kejaksaan Negeri New York tekait investigasi. Sementara Juru Bicara Kejakaan Negeri New York menolak berkomentar kepada Reuters.

Baca Juga: Pemegang saham minoritas gugat WeWork dan mantan CEO

“Kami telah menerima surat penyelidikan dari Kejaksaan Negeri New York dan akan berlaku kooperatif terhadap upaya tersebut,” kata Letita kepada Reuters.

Salah sat masalah yang akan diselidiki Kejaksaan Negeri New York adalah soal dugaan upaya memperkaya diri sendiri yang dilakukan oleh bekas Bos WeWork Adam Neumann.

Neumann diketahui membeli sejumlah properti yang kemudian ia sewakan kembali kepada perusahaan. Ia juga diketahui menagih US$ 6 juta kepada perusahaan yang menggunakan merek dagangnya “We” setelah perusahaan mengganti namanya menjadi The We Company.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×