kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

Kekayaan pemilik Zara bertambah US$ 1,3 miliar


Sabtu, 08 September 2012 / 21:02 WIB


Reporter: Edy Can, Bloomberg | Editor: Edy Can

NEW YORK. Kekayaan 40 orang terkaya di planet ini bertambah sebesar US$ 25,3 miliar pada pekan ini. Kekayaan itu bertambah lantaran nilai saham yang mereka miliki naik.

Kekayaan Amancio Ortega bertambah paling besar yakni sebesar US$ 1,3 miliar. Kekayaan triliuner asal Spanyol ini bertambah setelah harga saham Inditex miliknya naik 0,81% .

Kenaikan harga saham ini menjadikan pemilik jaringan toko ritel Zara ini menjadi US$ 47,7 miliar. Nilai kekayaannya US$ 1,3 miliar lebih tinggi ketimbang investor ternama Warren Buffett.

Namun, posisi orang terkaya sejagat masih dipegang oleh Carlos Slim. Kekayaan taipan asal Meksiko ini mencapai US$ 74,3 miliar.

Di posisi runner up, ada pendiri Microsoft Bill Gates. Selisih kekayaan Gates dengan Slim sebesar US$ 10,4 miliar. Kekayaan Gates bertambah setelah harga saham Microsoft naik 0,42% setelah produsen software ini berniat menambah jumlah karyawan di China.

Di Asia, posisi orang terkaya dipegang oleh Zong Qinghou. Kekayaan pemilik perusahaan minuman terbesar ketiga di dunia ini naik menjadi US$ 22,2 miliar.

Kekayaan harga saham milik taipan ini mencuat setelah European Central Bank berjanji membeli obligasi dari negara-negara yang terjerat krisis utang. Selain itu, pasar bergairah membeli saham karena ada indikasi The Fed akan mengucurkan stimulus.

Catatan saja, akhir pekan ini, indeks Standard & Poor's menguat 2,23% menjadi 1.437,92. Ini merupakan reli terbaik sejak Januari 2008 silam.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×