kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Kembali pangkas pertumbuhan, Singapura bersiap hadapi resesi terburuk


Selasa, 26 Mei 2020 / 09:23 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang mengantre di luar toko kelontong, di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Singapura, 12 Mei 2020. REUTERS/Edgar Su


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: S.S. Kurniawan

"Terlepas dari penurunan proyeksi, masih ada tingkat ketidakpastian yang signifikan atas panjang dan beratnya wabah COVID-19, serta lintasan pemulihan ekonomi global dan Singapura," kata mereka seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Baca Juga: WHO setop uji coba hydroxychloroquine pada pasien Covid-19, ada apa?

Dalam laporannya, Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura menyebutkan, gangguan terhadap aktivitas ekonomi di negara-negara besar di dunia, seperti Amerika Serikat (AS) dan China, lebih parah dari proyeksi dua bulan lalu.

Ketidakpastian yang signifikan juga tetap ada di ekonomi global, misalnya, risiko gelombang infeksi berikutnya di negara-negara besar, seperti AS dan zona euro, bisa mengganggu aktivitas ekonomi lebih lanjut.

"Secara khusus, jika infeksi mulai meningkat dan langkah-langkah ketat seperti penguncian dan pembatasan pergerakan berlaku kembali, penurunan dalam ekonomi bisa lebih parah dan berkepanjangan dari yang diharapkan," ujar Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×