kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.060   -28,00   -0,15%
  • IDX 6.067   24,89   0,41%
  • KOMPAS100 797   6,48   0,82%
  • LQ45 605   5,14   0,86%
  • ISSI 210   -0,09   -0,04%
  • IDX30 342   2,74   0,81%
  • IDXHIDIV20 425   3,06   0,72%
  • IDX80 91   0,87   0,96%
  • IDXV30 116   0,82   0,71%
  • IDXQ30 110   0,81   0,75%

Ketegangan Laut Hitam Tekan Harga Gandum, Jagung, dan Kedelai di Bursa Chicago


Kamis, 16 Juli 2026 / 11:07 WIB
Ketegangan Laut Hitam Tekan Harga Gandum, Jagung, dan Kedelai di Bursa Chicago
ILUSTRASI. PALESTINIAN-ISRAEL-CONFLICT-GAZA-AGRICULTURE (AFP/EYAD BABA)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga kontrak berjangka komoditas pertanian di Bursa Chicago (CBOT) melemah pada perdagangan Kamis (16/7/2026), setelah pelaku pasar terus mencermati meningkatnya konflik Rusia-Ukraina di kawasan Laut Hitam yang mengganggu jalur utama ekspor biji-bijian dunia.

Kontrak gandum yang paling aktif di CBOT turun 0,3% menjadi US$6,75-3/4 per bushel. Sementara itu, harga kedelai melemah 0,2% menjadi US$11,99-1/4 per bushel dan jagung turun 0,2% ke level US$4,68-3/4 per bushel.

Pelemahan ini terjadi sehari setelah harga gandum melonjak sekitar 5% akibat kekhawatiran terganggunya ekspor dari kawasan Laut Hitam, di tengah pasokan gandum yang mulai mengetat di Eropa dan Amerika Utara.

Baca Juga: Harga Gandum Melonjak Lebih dari 2% Dipicu Risiko Perang Rusia-Ukraina

Ketegangan di kawasan tersebut meningkat setelah Rusia dan Ukraina saling mengintensifkan serangan, yang berdampak pada pembatasan aktivitas pelayaran di Laut Azov.

Jalur ini merupakan rute penting yang menangani sekitar seperempat ekspor gandum Rusia.

Di sisi lain, Ukraina berupaya menjaga kelancaran ekspor hasil pertaniannya.

Wakil Menteri Ekonomi Ukraina Taras Vysotskiy menegaskan pemerintah akan melakukan segala upaya untuk melindungi pelabuhan laut dan mempertahankan volume ekspor gandum setidaknya setara musim lalu.

Pada musim lalu, Ukraina mengekspor lebih dari 37 juta metrik ton gandum. Namun, serikat petani utama di negara itu menyebut sekitar sepertiga kapasitas ekspor melalui pelabuhan Laut Hitam telah hilang akibat meningkatnya serangan rudal dan drone Rusia.

Baca Juga: Harga Gandum hingga Kedelai Melonjak Usai Perang Iran, Petani AS Berbondong Jual Stok

Dalam beberapa pekan terakhir, Rusia juga meningkatkan serangan terhadap infrastruktur pelabuhan Ukraina di Laut Hitam serta kapal-kapal kargo yang menuju Pelabuhan Odesa untuk mengangkut gandum dan komoditas pertanian lainnya.

Sementara itu, dari pasar kedelai, sentimen datang dari data National Oilseed Processors Association (NOPA) yang menunjukkan volume pengolahan kedelai di Amerika Serikat pada Juni mencapai 214,34 juta bushel. Realisasi tersebut melampaui ekspektasi analis.

NOPA juga melaporkan persediaan minyak kedelai Amerika Serikat pada Juni turun menjadi 1,501 miliar pon, level terendah dalam delapan bulan dan lebih rendah dibandingkan seluruh perkiraan pelaku pasar.

Baca Juga: Harga Kedelai dan Jagung Naik, Pasar Pantau Negosiasi AS-Iran dan Cuaca AS

Di sisi lain, cuaca panas yang masih melanda kawasan pertanian utama Midwest Amerika Serikat terus menjadi perhatian pasar karena berpotensi memengaruhi prospek produksi tanaman pada musim tanam tahun ini.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×