kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Koin Emas dan Perak Langka, Robert Kiyosaki: Akhir Uang Palsu Sudah Dekat


Selasa, 27 September 2022 / 10:38 WIB
Koin Emas dan Perak Langka, Robert Kiyosaki: Akhir Uang Palsu Sudah Dekat
Koin Emas dan Perak Langka, Robert Kiyosaki: Akhir Uang Palsu Sudah Dekat


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Kiyosaki juga menunjukkan bahwa kebijakan Fed kemungkinan akan menghancurkan ekonomi Amerika Serikat sambil meminta investor untuk menempatkan dana mereka di belakang uang sungguhan. Dia mengutip Bitcoin (BTC), emas, dan perak sebagai aset yang tangguh untuk diinvestasikan.

Khususnya, Kiyosaki telah menyatakan bahwa kehancuran pasar terbesar dalam sejarah dunia akan datang saat mencari emas, perak, dan Bitcoin. Seperti dilansir Finbold pada 14 September, Kiyosaki menyatakan bahwa Bitcoin akan menjalani revolusi yang signifikan.

Selanjutnya, Kiyosaki baru-baru ini membagikan pendapatnya tentang dorongan regulasi cryptocurrency Amerika Serikat yang sedang berlangsung. Ini setelah Gedung Putih merilis Perintah Eksekutif yang mengarahkan lembaga Federal untuk mempelajari pengembangan aset digital.

Baca Juga: Elon Musk, Bill Gates dan Robert Kiyosaki Satu Suara Soal Resesi Ekonomi Global

Akibatnya, arahan memuncak di Gedung Putih merilis kerangka peraturan kripto pertama yang menekankan pentingnya memiliki undang-undang untuk melindungi konsumen karena risiko yang terkait dengan aset digital.

Salah satu proposal yang diajukan adalah untuk membentuk mata uang digital yang diterbitkan bank sentral (CBDC) untuk melawan pengaruh aset digital pribadi. Namun, Kiyosaki memperingatkan bahwa arahan Biden terhadap peraturan kripto dapat disamakan dengan visi totaliter Orwell pada tahun 1984.

Secara khusus, Kiyosaki percaya bahwa gagasan CBDC dapat dilihat sebagai spyware Federal Reserve.




TERBARU

[X]
×