kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45950,01   2,86   0.30%
  • EMAS969.000 -0,82%
  • RD.SAHAM -1.34%
  • RD.CAMPURAN -0.36%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.03%

Korban tewas virus misterius di China bertambah, banyak negara kini waspada


Senin, 20 Januari 2020 / 09:56 WIB
Korban tewas virus misterius di China bertambah, banyak negara kini waspada
ILUSTRASI. Kasus kematian akibat virus misterius di China makin meningkatkan kekhawatiran tentang lebih banyak orang terinfeksi ketika jutaan orang memulai perjalanan untuk Tahun Baru Imlek.


Sumber: Al Jazeera | Editor: Khomarul Hidayat

Sebanyak 201 orang kini telah didiagnosis dengan virus di Cina. Di Wuhan, 170 orang masih dirawat di rumah sakit, termasuk sembilan orang dalam kondisi kritis, kata komisi kesehatan kota.

Wuhan adalah kota berpenduduk 11 juta yang berfungsi sebagai pusat transportasi utama, termasuk selama liburan tahunan Tahun Baru Imlek ketika ratusan juta orang Tiongkok bepergian ke seluruh negeri untuk mengunjungi keluarga.

Baca Juga: Gawat, kasus virus mematikan corona di China bertambah 139 orang di akhir pekan

Sejumlah kasus juga telah dilaporkan di Jepang, Thailand dan Singapura. Bandara di kawasan tersebut dan Amerika Serikat telah meningkatkan pemeriksaan medis.

Sebelumnya pada Kamis (16/1), Kementerian Kesehatan Jepang mengumumkan, seorang pria berusia 30 tahunan dari prefektur Kanagawa, barat daya Tokyo, dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Al Jazeera melaporkan, pria itu pergi ke kota Wuhan di China, tempat wabah pneumonia yang diyakini disebabkan jenis virus corona baru.

Pria tersebut dilaporkan kembali dari Tiongkok ke Jepang dengan demam dan dirawat di rumah sakit. Dia dibebaskan pada Rabu (15/1), setelah gejala mereda, demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Jepang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya mengingatkan virus baru tersebut dapat menyebar dan mengingatkan rumah sakit di seluruh dunia untuk waspada.

Baca Juga: Waspada virus mematikan dari China, Dinkes Bali akan pasar thermoscanner

Pada awal pekan ini, seorang wanita China juga diperintahkan untuk dikarantina di Thailand setelah terjangkiti virus corona.




TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental Supply Chain Planner Development Program (SCPDP)

[X]
×