kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.975   83,00   0,46%
  • IDX 6.039   -62,20   -1,02%
  • KOMPAS100 788   -7,63   -0,96%
  • LQ45 594   -4,30   -0,72%
  • ISSI 210   -1,80   -0,85%
  • IDX30 336   -2,13   -0,63%
  • IDXHIDIV20 411   -1,80   -0,44%
  • IDX80 89   -0,89   -0,98%
  • IDXV30 111   -0,07   -0,06%
  • IDXQ30 107   -0,41   -0,38%

Korea Selatan Bahas Investasi Chip Skala Besar Baru dengan Samsung dan SK Hynix


Rabu, 24 Juni 2026 / 09:41 WIB
Korea Selatan Bahas Investasi Chip Skala Besar Baru dengan Samsung dan SK Hynix
ILUSTRASI. SK HYNIX-ASML/ (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pemerintah Korea Selatan tengah melakukan pembicaraan dengan Samsung Electronics dan SK Hynix terkait rencana investasi besar-besaran tahap lanjutan untuk pembangunan fasilitas produksi semikonduktor, menurut seorang pejabat pemerintah pada Rabu (24/6/2026).

Pejabat tersebut menyebutkan bahwa pemerintah akan segera mengumumkan rencana pembangunan klaster (chip cluster) baru sebagai bagian dari strategi memperkuat industri semikonduktor nasional.

Baca Juga: Inflasi Australia Turun di Mei 2026, Namun Inflasi Inti Lebihi Proyeksi Pasar

“Pertumbuhan permintaan chip yang eksponensial dan sangat pesat, didorong oleh industri kecerdasan buatan (AI), dapat membuat kedua perusahaan perlu mempercepat pembangunan fasilitas chip yang sedang berjalan lebih dari 10 tahun, menjadi sekitar 2034–2035,” kata penasihat kebijakan kepresidenan Kim Yong-beom dalam sebuah panel diskusi dilansir Reuters.

Ia menambahkan, tantangan utama saat ini adalah bagaimana pemerintah dapat mendukung gelombang revolusi AI yang membutuhkan kapasitas produksi semikonduktor yang jauh lebih besar di masa depan.

“Ke depan, setelah tujuh atau delapan tahun, kita akan menghadapi tantangan untuk mencari lahan besar baru guna membangun klaster kedua,” ujarnya.

Baca Juga: Peluang Inggris Lolos dari Grup L Piala Dunia 2026, Ini Hitungannya

Rencana ini menegaskan ambisi Korea Selatan untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu pusat utama industri semikonduktor global, di tengah meningkatnya persaingan dan lonjakan permintaan chip untuk aplikasi AI dan teknologi canggih lainnya.


Video Terkait



TERBARU

[X]
×