kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.183   55,55   0,91%
  • KOMPAS100 822   14,65   1,81%
  • LQ45 618   6,46   1,06%
  • ISSI 214   -1,38   -0,64%
  • IDX30 349   1,00   0,29%
  • IDXHIDIV20 427   0,60   0,14%
  • IDX80 93   0,76   0,82%
  • IDXV30 118   -0,74   -0,62%
  • IDXQ30 112   0,47   0,42%

Korea Selatan Periksa Lonjakan Deposito Dolar di Tengah Pelemahan Won


Senin, 12 Januari 2026 / 08:21 WIB
Korea Selatan Periksa Lonjakan Deposito Dolar di Tengah Pelemahan Won
ILUSTRASI. Won Korea (REUTERS/Kim Hong-ji)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID. Otoritas Korea Selatan memanggil tujuh bank lokal untuk memeriksa peningkatan deposito dolar AS, seiring nilai won terus melemah, kata pejabat dan sumber perbankan, Senin (12/1/2026).

Pertemuan digelar pada Rabu lalu untuk mengecek deposito asing dan layanan terkait valuta asing.

Baca Juga: Susu Formula Bayi Nestlé Ditarik Global, 49 Negara Terdampak! Indonesia Termasuk?

Seorang pejabat Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan memastikan pertemuan tersebut memang dilakukan.

Selain itu, Financial Supervisory Service (FSS) juga meminta bank-bank lokal meninjau tren deposito dolar, menilai jumlah keseluruhan, dan menentukan langkah antisipatif bila diperlukan.

Nilai won melemah hingga 0,24% ke level 1.462,5 per dolar AS pada Senin, menandai pelemahan sembilan hari berturut-turut dan posisi terlemah dalam lebih dari dua minggu.

Baca Juga: Email Reset Password Misterius Hujani Jutaan Pengguna Instagram, Ada Apa?

Akhir bulan lalu, pemerintah meluncurkan kebijakan stabilisasi pasar untuk mendukung won, yang sempat mendorong rebound singkat dari level terendah delapan bulan.

Korea Selatan juga mengumumkan akan membuka pasar valuta asing 24 jam mulai Juli, sebagai bagian dari upaya pelonggaran aturan perdagangan onshore sekaligus meningkatkan peluang upgrade ke status pasar maju.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×