kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.737   -16,00   -0,09%
  • IDX 6.580   54,77   0,84%
  • KOMPAS100 860   8,83   1,04%
  • LQ45 651   7,25   1,13%
  • ISSI 230   1,30   0,57%
  • IDX30 365   4,25   1,18%
  • IDXHIDIV20 449   5,65   1,28%
  • IDX80 98   1,04   1,08%
  • IDXV30 124   0,44   0,36%
  • IDXQ30 116   1,42   1,24%

Korea Selatan Usulkan Anggaran 2027 Capai US$599 Miliar, Semikonduktor Jadi Prioritas


Selasa, 01 September 2026 / 09:29 WIB
Korea Selatan Usulkan Anggaran 2027 Capai US$599 Miliar, Semikonduktor Jadi Prioritas
ILUSTRASI. Pemerintah Korea Selatan mengusulkan anggaran negara senilai 821 triliun won atau sekitar US$598,79 miliar untuk 2027 (via REUTERS/JEON HEON-KYUN)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pemerintah Korea Selatan mengusulkan anggaran negara senilai 821 triliun won atau sekitar US$598,79 miliar untuk 2027. Anggaran tersebut mencakup pendanaan khusus untuk industri semikonduktor serta program senjata strategis.

Menteri Anggaran Korea Selatan menyampaikan proposal tersebut dalam rapat kabinet pada Selasa (1/9/2026). Rancangan anggaran nasional 2027 dijadwalkan untuk ditinjau dan disahkan dalam rapat tersebut sebelum diajukan untuk mendapatkan persetujuan parlemen.

Pemerintah Korea Selatan mengalokasikan 2,6 triliun won dalam anggaran khusus untuk industri semikonduktor. Kebijakan tersebut menunjukkan fokus pemerintah dalam memperkuat industri chip yang menjadi salah satu sektor strategis bagi perekonomian negara tersebut.

Selain semikonduktor, pemerintah juga mengusulkan anggaran sebesar 3,4 triliun won untuk program kapal selam bertenaga nuklir serta berbagai persenjataan strategis lainnya.

Baca Juga: Imbal Hasil Obligasi Global Melonjak, Saham Tertekan Saat Harga Minyak Tembus US$91

Rencana tersebut mencerminkan upaya Korea Selatan untuk memperkuat kapasitas industri strategis sekaligus meningkatkan kemampuan pertahanan nasional.

Proposal anggaran 2027 tersebut masih membutuhkan persetujuan parlemen sebelum dapat diberlakukan.

Presiden Korea Selatan Soroti Risiko Kenaikan Suku Bunga

Di tengah pembahasan anggaran, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengatakan perekonomian negaranya kini berada dalam kondisi ketika kenaikan suku bunga tidak dapat dihindari.

Lee mengatakan kenaikan suku bunga berisiko menekan potensi pertumbuhan ekonomi. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kelompok masyarakat yang kurang mampu mulai merasakan dampak dari meningkatnya biaya pinjaman.

"Ekonomi berada pada titik di mana kenaikan suku bunga tidak dapat dihindari," kata Lee Jae Myung pada Selasa (1/9/2026).

Baca Juga: Aktivitas Pabrik China Menguat pada Agustus, PMI Naik Jadi 51,5

Presiden Lee juga meminta parlemen memberikan masukan secara luas terhadap proposal anggaran pemerintah. Menurut dia, berbagai saran tersebut diperlukan untuk membantu meningkatkan kualitas rancangan anggaran 2027.

"Berikan saran secara luas yang dapat memperbaiki proposal anggaran pemerintah," ujar Lee kepada parlemen.

Dengan nilai 821 triliun won, rancangan anggaran Korea Selatan untuk 2027 akan menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat sektor-sektor strategis, terutama semikonduktor dan pertahanan.

Proposal tersebut kini akan memasuki proses pembahasan lebih lanjut di parlemen sebelum keputusan final mengenai anggaran negara 2027 ditetapkan.




TERBARU

[X]
×