kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Korea Utara Kerahkan Jet Tempurnya Setelah Pesawat Mata-Mata AS Mendekat


Jumat, 18 Agustus 2023 / 21:06 WIB
ILUSTRASI. Pesawat Tempur Korea Utara


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Militer Korea Utara (Korut) mengatakan, telah mengerahkan pesawat-pesawat tempurnya setelah sebuah pesawat pengintai Amerika Serikat (AS) masuk ke dalam zona ekonominya di lepas pantai timur.

Korea Utara menyebut, insiden yang terjadi pada hari Kamis (17/8) tersebut merupakan "provokasi militer yang berbahaya".

Baca Juga: Jepang Awasi Kehadiran 11 Kapal Angkatan Laut China dan Rusia di Sekitar Okinawa

“Korea Utara sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk mencegah serangan di masa depan,” kata juru bicara Staf Umum Tentara Rakyat Korea yang tidak disebutkan namanya dalam laporan Kantor berita pemerintah KCNA pada hari Jumat (18/8).

Insiden ini terjadi menjelang pertemuan puncak antara AS, Korea Selatan, dan Jepang pada hari Jumat.

Seorang anggota parlemen Korea Selatan, mengutip badan intelijen negara tersebut, mengatakan pada hari Kamis bahwa Korea Utara mungkin akan meluncurkan rudal balistik antarbenua atau melakukan tindakan militer lainnya untuk memprotes pertemuan tersebut.

Presiden Joe Biden akan bertemu di Camp David di Maryland dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, dengan harapan dapat mempererat hubungan antara Seoul dan Tokyo di tengah ancaman nuklir dari Korea Utara dan di saat pengaruh regional Cina semakin meningkat.

Baca Juga: AS Kecam Kim Jong Un karena Gunakan Represi untuk Membuat Senjata Nuklir

Korea Selatan dan AS juga akan memulai latihan militer bersama selama 11 hari pada hari Senin.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×