kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kremlin Bantah Akan Hambat Pasokan Minyak CPC Meski Disorot Sanksi AS


Jumat, 27 Maret 2026 / 17:15 WIB
Kremlin Bantah Akan Hambat Pasokan Minyak CPC Meski Disorot Sanksi AS
ILUSTRASI. Bendera Rusia (KONTAN/Fenie Chintya)


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Rusia tidak berupaya melemahkan kepentingan bisnis AS di Caspian Pipeline Consortium (CPC), kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Jumat (27/3).

Ia menanggapi pertanyaan tentang komentar beberapa pakar Rusia, termasuk di televisi pemerintah, bahwa Rusia harus melarang pasokan minyak melalui CPC dari Kazakhstan sebagai tanggapan terhadap sanksi Washington terhadap Rusia.

Baca Juga: Setelah Pusat Keuangan, Singapura Kini Ingin Jadi Pusat Perdagangan Emas Asia

CPC, di mana perusahaan minyak besar AS Chevron dan ExxonMobil adalah pemegang saham besar, mengekspor minyaknya dari terminal Rusia di Laut Hitam.

"Selain mitra Amerika, ada juga mitra Kazakhstan yang terlibat, dan Rusia tetap menjadi penjamin keamanan energi global yang dapat diandalkan, terlepas dari segalanya," kata Peskov dalam konferensi pers harian melalui telepon dengan para wartawan.

CPC, yang terminalnya terletak di dekat pelabuhan Novorossiysk di Laut Hitam Rusia, menjadi sasaran drone Ukraina dan terpaksa mengurangi operasinya karena serangan tersebut.

Peskov menuduh Ukraina melakukan pemerasan energi terkait serangan tersebut, yang menurutnya menyebabkan perusahaan Rusia, AS, dan Kazakhstan menderita kerugian.

Baca Juga: Gejolak Pasar Minyak, Kilang Asia Tinggalkan Dubai, Pilih Brent untuk Minyak AS




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×