kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kurdi: Turki masih menembaki daerah-daerah sipil di Suriah saat gencatan senjata


Jumat, 18 Oktober 2019 / 19:41 WIB
ILUSTRASI. Asap membumbung di Kota Ras al Ain, Suriah, seperti yang terlihat dari kota perbatasan Turki, Ceylanpinar, Provinsi Sanliurfa, 16 Oktober 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Jika terlaksana, kesepakatan itu akan mencapai semua tujuan utama yang Turki umumkan saat meluncurkan serangan pada 9 Oktober. Yakni, penguasaan jalur Suriah sejauh lebih dari 30 kilometer, dengan pasukan SDF-yang pernah menjadi sekutu AS melawan Negara Islam-wajib mundur.

Senator Republik dan Demokrat menuduh Trump telah mengkhianati sekutu Kurdi yang sangat vital dalam memerangi gerilyawan Negara Islam, mengabaikan masalah kemanusiaan dari invasi Turki, dan dikalahkan oleh Ankara.

Baca Juga: Duh, Trump bilang, Turki dan Kurdi seperti dua anak yang harus bertarung

Tidak jelas, apakah ada kerusakan akibat dari penembakan yang terdengar pada hari Jumat. Juga tidak jelas, apakah SDF akan sepenuhnya mematuhi perjanjian gencatan senjata tersebut.

Komandan SDF Mazloum Kobani mengatakan kepada Ronahi TV, pihaknya akan menerima perjanjian gencatan senjata dengan Turki di Suriah. Tapi, ia menegaskan, itu terbatas pada wilayah perbatasan antara Ras al-Ain dan Tal Abyad.




TERBARU

[X]
×