kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Laporan WHO soal asal usul corona yang tidak kredibel membuat ilmuwan marah


Kamis, 01 April 2021 / 06:33 WIB
ILUSTRASI. WHO baru saja merilis laporan yang berupaya mengungkap asal-usul pandemi virus corona. Namun banyak pihak yang skeptis menanggapi laporan itu. REUTERS/Aly Song


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Daszak telah hadir secara konstan di outlet media Amerika termasuk, dalam beberapa hari terakhir, NPR dan PBS, dengan menggambarkan investigasi WHO secara menyeluruh dan, sebagian besar, konklusif. Hal itu membuat geram para pengamat seperti Ebright, yang mengatakan bahwa kepercayaan seperti itu sangat tidak beralasan.

"Tidak ada bukti yang diberikan untuk pernyataan apa pun," kata Ebright. 

Daszak tidak menanggapi permintaan komentar dari Yahoo News.

Bahkan pimpinan WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, tampaknya setuju dengan kritik tersebut. Dia mengeluh pada awal pekan ini bahwa para peneliti yang dia kirim ke China mengalami kesulitan dalam mengakses data mentah.

Baca Juga: Hasil penyelidikan WHO bocor, ini asal usul virus corona penyebab Covid-19

Tedros menganggap laporan dari penyelidikan mereka tidak cukup ekstensif. Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian di lapangan, termasuk dalam hal hipotesis kebocoran laboratorium.

"Tim WHO pada dasarnya tampaknya telah melepaskan peran nyata apa pun dalam mengamati hipotesis kebocoran laboratorium dengan cermat," kata Relman, ahli mikrobiologi Stanford. “Yang tampaknya mereka lakukan hanyalah menanyakan beberapa laboratorium dan ilmuwan laboratorium apakah mereka mungkin menjadi sumber kebocoran, dan diberi tahu tidak. Ini bukanlah penyelidikan ilmiah."

Selanjutnya: WHO beri China hak veto atas ilmuwan yang selidiki asal-usul virus corona




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×