kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.806.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.585   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Mahathir: Krisis pandemi corona lebih buruk dari krisis keuangan 1997


Selasa, 17 Maret 2020 / 04:40 WIB
Mahathir: Krisis pandemi corona lebih buruk dari krisis keuangan 1997
ILUSTRASI. Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. REUTERS/Lim Huey Teng


Sumber: Malaysia Kini,Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pejabat Dana Moneter Internasional kemudian mengakui bahwa tindakan itu menempatkan Malaysia di atas kurva.

Kali ini, mematok nilai tukar tidak akan membantu, kata Mahathir. "Kepercayaan investor sangat rendah tidak hanya untuk Malaysia, tetapi juga untuk seluruh dunia," katanya dalam wawancara di ibukota administratif Putrajaya.

Baca Juga: PM Malaysia Muhyiddin: Saya sudah tulis surat ke Mahathir untuk minta maaf

"Karena jika Anda berinvestasi dan tidak bisa menjual, Anda tidak berinvestasi," tambahnya. 

Dia juga bilang, pandemi virus corona telah mengganggu pergerakan orang dan rantai pasokan. Konsumen cenderung hanya berfokus pada makanan dan produk kesehatan, yang mungkin masih menarik beberapa investasi.

Baca Juga: Mahathir akui sulit menjatuhkan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin dari jabatannya

Mahathir juga menyatakan keraguan atas kemampuan pemerintah baru untuk mengarahkan negara menuju pemulihan. Seperti yang diketahui, Mahathir telah memerintah Malaysia sampai dia tiba-tiba mengundurkan diri bulan lalu, memulai perebutan kekuasaan yang menyebabkan Muhyiddin Yassin menjadi perdana menteri yang didukung oleh koalisi partai dari berbagai koalisi yang berkuasa dan oposisi. 

Baca Juga: NU serukan RI dan PBB aktif mendorong perdamaian antar agama India

"Ini adalah waktu yang salah untuk mengambil alih pemerintahan," katanya. "Negara ini belum pernah dalam kondisi seperti itu sebelumnya."


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×