kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.080   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.055   12,65   0,21%
  • KOMPAS100 795   4,83   0,61%
  • LQ45 604   4,42   0,74%
  • ISSI 210   -0,45   -0,22%
  • IDX30 341   1,83   0,54%
  • IDXHIDIV20 424   1,88   0,44%
  • IDX80 91   0,62   0,68%
  • IDXV30 116   0,50   0,44%
  • IDXQ30 110   0,61   0,56%

Mahathir merasa belum waktunya untuk mundur sebagai Perdana Menteri Malaysia


Rabu, 26 Februari 2020 / 21:28 WIB
ILUSTRASI. Malaysia's Prime Minister Mahathir Mohamad speaks during a joint news conference with Pakistan's Prime Minister Imran Khan (not pictured) in Putrajaya, Malaysia, February 4, 2020.


Sumber: Channel News Asia | Editor: Noverius Laoli

Mahathir menjelaskan, pengunduran dirinya juga sebagai simbol bahwa ia tidak gila kekuasaan. Namun baginya kekuasaan hanyalah alat untuk mencapai tujuan, yakni memperbaiki negara.

Setelah mengundurkan diri, Mahathir merasa ia mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari pendukungnya di parlemen dan pihak oposisi. Karena itu, ia merasa waktunya untuk mundur belum tiba.

Baca Juga: Cabut dukungan bagi Mahathir, Barisan Nasional usul parlemen bubar dan gelar pemilu

"Tetapi saya merasa, karena saya mendapat dukungan dari kedua belah pihak, waktu bagi saya untuk mundur belum tiba,” ujarnya.




TERBARU

[X]
×