kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Mata Uang Asia Bergerak Terbatas Senin (15/12) Pagi, Dolar Taiwan Paling Loyo


Senin, 15 Desember 2025 / 09:35 WIB
Mata Uang Asia Bergerak Terbatas Senin (15/12) Pagi, Dolar Taiwan Paling Loyo
ILUSTRASI. Dolar Taiwan (DOK/Thomas White)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pergerakan mata uang Asia cenderung terbatas pada perdagangan Senin (15/12/2025), dengan dolar Taiwan tercatat sebagai mata uang yang melemah paling dalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Data Reuters menunjukkan, dolar Taiwan melemah 0,31% ke level 31,300 per dolar AS pada pukul 02.04 GMT.

Pelemahan ini menjadi yang terbesar di kawasan Asia, di tengah pergerakan mata uang lain yang relatif datar.

Baca Juga: Produksi Industri China November Tumbuh 4,8%, Penjualan Ritel Melambat

Yen Jepang menguat tipis 0,12% ke level 155,62 per dolar AS, sementara dolar Singapura menguat 0,03% ke 1,291. Won Korea Selatan juga menguat tipis 0,03% ke posisi 1.476,6 per dolar AS.

Di Asia Tenggara, baht Thailand bergerak stagnan di level 31,525 per dolar AS. Peso Filipina melemah 0,06% ke 59,103, sementara rupiah Indonesia melemah 0,09% ke level 16.650 per dolar AS.

Ringgit Malaysia justru menguat 0,20% ke posisi 4,085 per dolar AS.

Sementara itu, yuan China relatif stabil di level 7,054 per dolar AS, sedangkan rupee India tidak menunjukkan perubahan berarti di posisi 90,415.

Baca Juga: Investasi Properti China Anjlok 15,9% hingga November 2925

Kinerja Sepanjang 2025

Secara year-to-date (YTD) sepanjang 2025, mayoritas mata uang Asia masih mencatatkan kinerja beragam terhadap dolar AS.

Baht Thailand menjadi salah satu yang mencatat penguatan terbesar, naik 8,8% dibandingkan posisi akhir 2024. Ringgit Malaysia juga menguat signifikan sebesar 9,38%.

Dolar Singapura menguat 5,75%, sementara yuan China naik 3,48%. Yen Jepang tercatat menguat 1,0% sepanjang tahun ini.

Sebaliknya, rupiah Indonesia tercatat melemah 3,36% dibandingkan akhir 2024.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Senin (15/12) Pagi: Brent ke US$61,37 & WTI ke US$57,67

Rupee India turun 5,31%, sementara peso Filipina melemah 1,74%. Won Korea Selatan relatif stabil dengan pelemahan tipis 0,29% secara tahunan.

Pergerakan mata uang Asia yang cenderung terbatas mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rangkaian keputusan bank sentral utama dunia serta rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat dalam pekan ini.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×