Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa bank sentral masih menunggu data ekonomi tambahan sebelum memutuskan langkah berikutnya.
Ia mengatakan inflasi masih berada di atas target The Fed, sehingga bank sentral perlu berhati-hati dalam menentukan arah kebijakan.
Sementara itu, Gubernur The Fed Michael Barr menilai perkembangan inflasi saat ini akan sangat memengaruhi arah inflasi di masa depan.
Proyeksi kebijakan
Dalam proyeksi yang dirilis pada Desember lalu, median perkiraan pejabat The Fed menunjukkan kemungkinan satu kali pemangkasan suku bunga sebesar 0,25 poin persentase hingga akhir 2026.
Struktur pemungutan suara di Federal Open Market Committee (FOMC) juga turut memengaruhi arah kebijakan.
Tujuh gubernur The Fed, termasuk ketua dan wakil ketua, memiliki hak suara permanen pada setiap rapat FOMC yang digelar delapan kali dalam setahun.
Tonton: Terungkap! CIA-Mossad Dalang Dibalik Tewasnya Ayatollah Khamenei
Sementara itu, 12 presiden bank sentral regional ikut berdiskusi dalam rapat, tetapi hanya lima yang memiliki hak suara setiap tahun, termasuk presiden Federal Reserve Bank of New York dan empat presiden lainnya yang bergantian.
Ke depan, dinamika pandangan antara pejabat yang cenderung dovish dan hawkish akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah suku bunga Amerika Serikat.













