kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.954   107,00   0,60%
  • IDX 5.934   -261,00   -4,21%
  • KOMPAS100 787   -37,56   -4,56%
  • LQ45 594   -24,82   -4,01%
  • ISSI 205   -9,07   -4,23%
  • IDX30 337   -12,18   -3,48%
  • IDXHIDIV20 417   -11,18   -2,61%
  • IDX80 89   -4,27   -4,57%
  • IDXV30 114   -3,50   -2,98%
  • IDXQ30 109   -3,24   -2,89%

Menkeu AS sambut Wakil PM China, negosiasi dagang pun resmi bergulir


Kamis, 10 Oktober 2019 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi perang dagang Amerika dan China.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan, tarif bakal bekerja untuk memaksa Beijing memperhatikan kekhawatiran AS tentang praktik perdagangannya.

"Kami tidak menyukai tarif, sebenarnya kami lebih suka untuk tidak menggunakannya. Tapi, setelah bertahun-tahun berdiskusi dan tidak ada tindakan, tarif akhirnya memaksa China untuk memperhatikan masalah kami," kata Ross di Sydney, Australia, Kamis (10/10), seperti dikutip Reuters.

Berbicara kepada wartawan di Washington pada Rabu (9/10), Trump mengatakan: "Jika kami bisa membuat kesepakatan, kami akan membuat kesepakatan, ada peluang yang sangat bagus".

Baca Juga: Terkejut dan kecewa daftar hitam, China tak berharap banyak soal kesepakatan dagang

"Menurut saya, China ingin membuat kesepakatan lebih dari yang saya lakukan," tambah Trump seperti dilansir Reuters.

Washington menuntut Beijing untuk meningkatkan perlindungan atas kekayaan intelektual AS, mengakhiri pencurian dunia maya dan transfer teknologi secara paksa ke perusahaan-perusahaan Cina. Lalu, meningkatkan akses perusahaan-perusahaan AS ke pasar-pasar China yang sebagian besar ditutup.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×