kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

Menkeu AS sambut Wakil PM China, negosiasi dagang pun resmi bergulir


Kamis, 10 Oktober 2019 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi perang dagang Amerika dan China.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan, tarif bakal bekerja untuk memaksa Beijing memperhatikan kekhawatiran AS tentang praktik perdagangannya.

"Kami tidak menyukai tarif, sebenarnya kami lebih suka untuk tidak menggunakannya. Tapi, setelah bertahun-tahun berdiskusi dan tidak ada tindakan, tarif akhirnya memaksa China untuk memperhatikan masalah kami," kata Ross di Sydney, Australia, Kamis (10/10), seperti dikutip Reuters.

Berbicara kepada wartawan di Washington pada Rabu (9/10), Trump mengatakan: "Jika kami bisa membuat kesepakatan, kami akan membuat kesepakatan, ada peluang yang sangat bagus".

Baca Juga: Terkejut dan kecewa daftar hitam, China tak berharap banyak soal kesepakatan dagang

"Menurut saya, China ingin membuat kesepakatan lebih dari yang saya lakukan," tambah Trump seperti dilansir Reuters.

Washington menuntut Beijing untuk meningkatkan perlindungan atas kekayaan intelektual AS, mengakhiri pencurian dunia maya dan transfer teknologi secara paksa ke perusahaan-perusahaan Cina. Lalu, meningkatkan akses perusahaan-perusahaan AS ke pasar-pasar China yang sebagian besar ditutup.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×