kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Menlu China meminta AS menghentikan pendekatan berbahaya dan lebih rasional


Jumat, 10 Juli 2020 / 08:25 WIB
Anggota Dewan Negara Tiongkok dan Menteri Luar Negeri Wang Yi berbicara kepada wartawan melalui tautan video pada konferensi pers yang diadakan di sela-sela Kongres Rakyat Nasional (NPC), dari Aula Besar Rakyat di Beijing, Tiongkok 24 Mei 2020.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Sejumlah pengamat mengatakan, seskipun China mendapat tekanan dan tantangan dari AS, pemerintah China selalu bersikap tenang dan pragmatis dalam menangani situasi yang parah, sementara AS semakin tidak terduga dan tidak rasional.

Namun, para pengamat pesimistis tentang apakah AS akan menghargai ketulusan China dan kembali ke jalur yang benar, karena Washington menolak untuk menerima kebangkitan China bahkan jika negara itu sadar akan fakta tersebut.

Baca Juga: Makin tegang, AS jatuhkan sanksi ke empat pejabat China

Analis mengatakan mungkin perjuangan, yang bisa membuat pasukan musuh di AS merasakan sakit, dapat membantu AS belajar bagaimana hidup berdampingan dengan China secara damai.

Tantangan global pandemi COVID-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya, misalnya, dapat memaksa para pembuat keputusan AS untuk memilih kerja sama jika AS menyadari bahwa mereka tidak dapat menyelamatkan ekonominya, juga ekonomi dunia, sendirian.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×