kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Menteri Luar Negeri Korea Utara Menentang Desakan G7 untuk Denuklirisasi


Jumat, 14 November 2025 / 05:45 WIB
Menteri Luar Negeri Korea Utara Menentang Desakan G7 untuk Denuklirisasi
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri Korea Utara Choe Son Hui mengecam pernyataan Bersama yang dirilis oleh negara-negara G7. REUTERS/Edgar Su


Sumber: KCNA,Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Menteri Luar Negeri Korea Utara Choe Son Hui mengecam pernyataan Bersama yang dirilis oleh negara-negara G7.

Media pemerintah KCNA seperti dirilis Reuters Jumat (14/11/2025) melaporkan bahwa Choe menentang desakan G7 untuk denuklirisasi penuh Korea Utara.

Pernyataan bersama tersebut, yang diumumkan pada hari Rabu setelah pertemuan para menteri luar negeri di Kanada, menyatakan bahwa negara-negara G7 mengutuk program senjata nuklir Korea Utara dan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap "denuklirisasi penuh" negara tersebut.

Baca Juga: AS Sanksi Bankir yang Diduga Danai Program Nuklir Korea Utara

Menyebut pernyataan tersebut sebagai "tindakan permusuhan yang terselubung", Choe mengatakan bahwa tuntutan tersebut mengabaikan konstitusi Korea Utara.

"Dalam lingkungan geopolitik yang suram saat ini, kepemilikan senjata nuklir adalah pilihan paling tepat untuk menghalangi negara-negara yang paling berbahaya dan bermusuhan," ujar Choe seperti dikutip KCNA.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×