Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - BERLIN/MILAN. Sejumlah survei investor menunjukkan investor masih optimistis di awal tahun ini. Ini antara lain terlihat Indeks Sentimen Ekonomi ZEW, lembaga riset ekonomi asal Jerman.
Hasil survei yang dipublikasikan ZEW pada Selasa (20/1/2026) tersebut mendapati moral investor Jerman meningkat tajam di Januari ini. Peningkatan ini seiring dengan membaiknya ekspektasi tentang situasi ekonomi Jerman.
Indeks Sentimen Ekonomi ZEW untuk kawasan Jerman naik menjadi 59,6 poin pada Januari. Realisasi ini jauh lebih tinggi dari konsensus proyeksi analis, yang memprediksi indeks cuma naik hingga 50,0 poin, dari 45,8 poin di Desember.
Baca Juga: Optimisme Investor Global Meledak, Survei BofA Catat Sentimen Terbullish Sejak 2021
Sementara Indeks Sentimen Ekonomi ZEW untuk zona euro ada di level 40,8. Ini juga membaik dari bulan sebelumnya yang ada di level 33,7 dan lebih tinggi dari konsensus proyeksi analis di 36,7.
"Indeks ZEW meningkat tajam, tahun 2026 dapat menandai titik balik," kata Achim Wambach, Presiden ZEW, dikutip Reuters.
Penilaian terhadap situasi ekonomi saat ini juga membaik, naik menjadi minus 72,7 poin dari minus 81,0 poin pada bulan sebelumnya.
Baca Juga: Investor Global Serbu Jepang, Pemerintahan Baru Takaichi Jadi Magnet Pasar Dunia
"Meskipun sentimen ekonomi positif, pekerjaan harus terus dilakukan untuk memperkuat daya tarik agar memungkinkan pertumbuhan berkelanjutan," kata Wambach.
Survei lain yang dilakukan oleh Bank of America (BofA) mendapati, pengelola dana global menunjukkan tingkat optimisme tertinggi sejak Juli 2021. Survei tersebut mencatat lonjakan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara tingkat kas yang dipegang investor turun ke rekor terendah sebesar 3,2%.
Indikator Bull & Bear Bank of America melonjak ke level hyper-bull di angka 9,4. Ini mencerminkan bahwa investor memiliki perlindungan terhadap koreksi pasar saham (equity correction) paling rendah sejak Januari 2018.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Ekonomi Global Mulai Membaik meski Ketidakpastian Masih Tinggi
Sebanyak 38% responden secara bersih memperkirakan ekonomi akan menguat. Pada saat yang sama, kekhawatiran terhadap resesi turun ke level terendah dalam dua tahun terakhir.
Tapi perlu dicatat, survei BofA ini dilakukan pada periode 8–15 Januari, sebelum Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif terhadap sekutu Eropa hingga Amerika Serikat diizinkan untuk membeli Greenland.













