kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Meta Tunda Peluncuran Kacamata Mixed-Reality Phoenix hingga 2027


Sabtu, 06 Desember 2025 / 11:05 WIB
Meta Tunda Peluncuran Kacamata Mixed-Reality Phoenix hingga 2027
ILUSTRASI. Meta menunda peluncuran kacamata mixed-reality terbarunya, Phoenix, hingga tahun 2027, menurut laporan Business Insider pada Jumat (5/12/2025) yang mengutip memo internal perusahaan. REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Meta menunda peluncuran kacamata mixed-reality terbarunya, Phoenix, hingga tahun 2027, menurut laporan Business Insider pada Jumat (5/12/2025) yang mengutip memo internal perusahaan.

Awalnya, perangkat tersebut dijadwalkan rilis pada paruh kedua 2026. Namun, penundaan dilakukan karena Meta ingin memastikan perangkat tersebut benar-benar matang sebelum dilepas ke pasar.

Baca Juga: Surplus Dagang Vietnam dengan AS Cetak Rekor saat Ekspor Melonjak Meski Dikenai Tarif

Meta belum memberikan komentar resmi atas permintaan tanggapan dari Reuters.

Dalam memo tersebut, eksekutif Meta Gabriel Aul dan Ryan Cairns menyebut bahwa penjadwalan ulang ini “memberikan lebih banyak ruang untuk menyempurnakan detail perangkat.”

Perangkat yang sebelumnya memiliki nama kode Puffin itu dilaporkan berbobot sekitar 100 gram dan memiliki layar beresolusi lebih rendah serta kinerja komputasi yang tidak sekuat headset premium seperti Apple Vision Pro, menurut pemberitaan The Information pada Juli.

Teknologi mixed reality menggabungkan unsur augmented reality dan virtual reality, memungkinkan interaksi antara objek dunia nyata dan digital.

Baca Juga: Netflix Beli Warner Bros Discovery US$72 Miliar: Peta Hollywood Berubah

Sebelumnya, Bloomberg News melaporkan bahwa Meta diperkirakan akan memangkas anggaran untuk inisiatif metaverse hingga 30%.

Divisi metaverse tersebut berada di bawah Reality Labs, unit bisnis yang memproduksi headset mixed-reality Quest, kacamata pintar hasil kolaborasi dengan Ray-Ban EssilorLuxottica, serta kacamata augmented reality yang sedang dikembangkan.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×