kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Meta Tunda Peluncuran Kacamata Mixed-Reality Phoenix hingga 2027


Sabtu, 06 Desember 2025 / 11:05 WIB
Meta Tunda Peluncuran Kacamata Mixed-Reality Phoenix hingga 2027
ILUSTRASI. Meta menunda peluncuran kacamata mixed-reality terbarunya, Phoenix, hingga tahun 2027, menurut laporan Business Insider pada Jumat (5/12/2025) yang mengutip memo internal perusahaan. REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Meta menunda peluncuran kacamata mixed-reality terbarunya, Phoenix, hingga tahun 2027, menurut laporan Business Insider pada Jumat (5/12/2025) yang mengutip memo internal perusahaan.

Awalnya, perangkat tersebut dijadwalkan rilis pada paruh kedua 2026. Namun, penundaan dilakukan karena Meta ingin memastikan perangkat tersebut benar-benar matang sebelum dilepas ke pasar.

Baca Juga: Surplus Dagang Vietnam dengan AS Cetak Rekor saat Ekspor Melonjak Meski Dikenai Tarif

Meta belum memberikan komentar resmi atas permintaan tanggapan dari Reuters.

Dalam memo tersebut, eksekutif Meta Gabriel Aul dan Ryan Cairns menyebut bahwa penjadwalan ulang ini “memberikan lebih banyak ruang untuk menyempurnakan detail perangkat.”

Perangkat yang sebelumnya memiliki nama kode Puffin itu dilaporkan berbobot sekitar 100 gram dan memiliki layar beresolusi lebih rendah serta kinerja komputasi yang tidak sekuat headset premium seperti Apple Vision Pro, menurut pemberitaan The Information pada Juli.

Teknologi mixed reality menggabungkan unsur augmented reality dan virtual reality, memungkinkan interaksi antara objek dunia nyata dan digital.

Baca Juga: Netflix Beli Warner Bros Discovery US$72 Miliar: Peta Hollywood Berubah

Sebelumnya, Bloomberg News melaporkan bahwa Meta diperkirakan akan memangkas anggaran untuk inisiatif metaverse hingga 30%.

Divisi metaverse tersebut berada di bawah Reality Labs, unit bisnis yang memproduksi headset mixed-reality Quest, kacamata pintar hasil kolaborasi dengan Ray-Ban EssilorLuxottica, serta kacamata augmented reality yang sedang dikembangkan.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×