kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.908   -3,00   -0,02%
  • IDX 6.148   -44,99   -0,73%
  • KOMPAS100 792   -4,01   -0,50%
  • LQ45 606   -1,94   -0,32%
  • ISSI 215   -2,54   -1,17%
  • IDX30 336   -1,19   -0,35%
  • IDXHIDIV20 430   -1,14   -0,26%
  • IDX80 90   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 117   -0,93   -0,79%
  • IDXQ30 110   -0,11   -0,10%

Militer Rusia: Serangan rudal balistik apa pun, kami balas dengan nuklir


Minggu, 09 Agustus 2020 / 23:50 WIB


Sumber: Washington Post | Editor: S.S. Kurniawan

Dokumen kebijakan tersebut memberikan penjelasan perinci tentang situasi yang bisa memicu penggunaan senjata nuklir, termasuk serangan senjata atom atau pemusnah massal lainnya terhadap Rusia atau sekutunya.

Selain itu, dokumen kebijakan itu menyatakan, Rusia dapat menggunakan persenjataan nuklirnya jika menerima "informasi yang bisa dipercaya" tentang peluncuran rudal balistik yang menargetkan wilayah mereka atau sekutunya. Termasuk,  "tindakan" terhadap fasilitas negara atau militer Rusia yang vital.

Hubungan Washington-Moskow berada di posisi terendah pasca-Perang Dingin karena krisis Ukraina, tuduhan campur tangan Rusia dalam Pemilihan Presiden AS 2016, dan perbedaan lainnya.

Para pejabat Rusia telah menganggap program pertahanan rudal yang AS pimpin dan rencananya untuk menempatkan senjata di orbit sebagai ancaman utama. Alasannya, kemampuan baru itu dapat menggoda Washington untuk menyerang Rusia dengan impunitas guna menangkis serangan balasan.

Baca Juga: Poseidon, senjata nuklir hari kiamat milik Rusia yang bikin Amerika gentar

Artikel di Krasnaya Zvezda menekankan, publikasi kebijakan penangkal nuklir baru dimaksudkan untuk secara jelas menjelaskan apa yang Rusia lihat sebagai agresi.

"Rusia telah menetapkan garis merah, kami tidak menyarankan siapa pun untuk menyerang," kata artikel tersebut. 

“Jika musuh potensial berani melakukan itu, jawabannya pasti akan menghancurkan. Secara spesifik, tindakan pembalasan, seperti di mana, kapan, dan seberapa banyak, akan ditentukan oleh kepemimpinan militer-politik Rusia, tergantung pada situasinya," ujar artikel itu.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×