kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Mulai besok, Singapura perluas Stay-Home Notice untuk cegah virus corona


Selasa, 03 Maret 2020 / 18:05 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria yang mengenakan masker untuk berjaga-jaga terhadap virus corona terlihat di Marina Bay Waterfront Promenade, Singapura, 19 Februari 2020


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Mulai Rabu (4/3), Singapura memperluas kebijakan Stay-Home Notice (SHN) bagi penduduk Singapura dan pemegang izin jangka panjang yang baru melakukan perjalanan dari Iran, Italia Utara, dan Korea Selatan.

Melansir Channelnewsasia.com, kebijakan itu berlaku bagi warga negara Singapura dan penduduk tetap (permanent residents) dengan riwayat perjalanan baru-baru ini ke Iran, Italia Utara atau Korea Selatan dalam 14 hari terakhir.

Kemudian, bagi pemegang izin jangka panjang, termasuk izin kerja, izin pelajar, izin tanggungan, dan izin kunjungan jangka panjang, dengan riwayat perjalanan baru-baru ini ke Iran, Italia Utara, atau Korea Selatan dalam 14 hari terakhir

Baca Juga: Kontak dengan orang Singapura terjangkit corona, 15 warga Batam dikarantina

Di bawah SHN, warga negara Singapura, penduduk tetap, dan pemegang izin jangka panjang harus tinggal di rumah setiap saat selama dua minggu, setelah kembali ke Singapura. Sebelumnya kebijakan ini berlaku untuk yang berkunjung ke China.

Selain itu, Singapura memblokir pintu masuk dan transit bagi pengunjung yang baru melakukan perjalanan ke Iran, Italia Utara, dan Korea Selatan dalam 14 hari terakhir

Menteri Pembangunan Nasional Singapura Lawrence Wong mengatakan, kebijakan itu adalah salah satu tindakan pencegahan tambahan untuk membantu mengurangi risiko kasus impor di negeri Merlion.

Baca Juga: WHO: Dunia masuki wilayah belum terpetakan dalam pertempuran lawan virus corona




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×