kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

NATO: China semakin dekat, kami perlu merespons bersama sebagai aliansi


Senin, 14 Juni 2021 / 23:15 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Sekutu kemungkinan akan mencap China sebagai risiko keamanan bagi aliansi Barat untuk pertama kalinya, sehari setelah negara-negara Kelompok Tujuh (G7) mengeluarkan pernyataan tentang hak asasi manusia di China dan Taiwan.

Biden menyebutkan, baik Rusia maupun China tidak bertindak "dengan cara yang konsisten dengan apa yang kami harapkan", mengacu pada upaya Barat sejak pertengahan 1990-an untuk membawa kedua negara itu ke dalam demokrasi liberal.

Para pemimpin Sekutu khawatir tentang pembangunan kekuatan militer Rusia baru-baru ini di dekat Ukraina, serta serangan rahasia dan siber untuk melemahkan negara-negara Barat, meskipun Moskow membantah melakukan itu. 

Sementara China tidak lagi dilihat sebagai mitra dagang yang ramah.

Selanjutnya: Bikin panas China, Jepang, AS, dan Prancis gelar latihan militer gabungan




TERBARU

[X]
×