kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.823   -77,00   -0,46%
  • IDX 7.997   61,42   0,77%
  • KOMPAS100 1.128   10,69   0,96%
  • LQ45 818   2,81   0,34%
  • ISSI 283   4,91   1,77%
  • IDX30 425   -1,04   -0,24%
  • IDXHIDIV20 511   -3,53   -0,69%
  • IDX80 126   0,93   0,74%
  • IDXV30 139   -0,14   -0,10%
  • IDXQ30 138   -0,76   -0,55%

Nigeria butuh pelonggaran fiskal & moneter


Senin, 21 November 2016 / 20:19 WIB
Nigeria butuh pelonggaran fiskal & moneter


Reporter: Namira Daufina | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Ekonomi Nigeria masih mengkhawatirkan pasar. Penurunan harga minyak mentah dunia jadi penyebab utama perlambatan ekonomi di sana.

Laporan National Bureau of Statistics menunjukkan pertumbuhan ekonomi Nigeria kuartal tiga 2016 hanya 2,2% atau sedikit lebih baik dari kuartal sebelumnya yang berada di level 2,1%. Hanya saja angka ini jauh di bawah tahun kuartal tiga 2015 lalu.

Penyebab utamanya datang dari penurunan harga minyak mentah dunia yang berimbas pada penurunan pemasukan negara. Sebab, minyak mentah memang menyumbang pendapatan terbesar Nigeria. Belum lagi beberapa waktu lalu serangan militan di jalur distribusi minyak terbesar Nigeria sepanjang sungai Niger turut mengganggu perekonomian negara.

"Harapannya ada perbaikan di sektor perminyakan tapi ternyata tidak terjadi. Artinya harus ada aksi pelonggaran fiskal dan moneter untuk dapat menopang ekonomi Nigeria lebih baik di masa depan," kata Michael Famoroti, Ekonom Lagos based Vetiva Capital Management seperti dikutip Bloomberg.

Secara detil dilaporkan sektor industri minyak Nigeria turun 22% dibanding kuartal tiga 2015. Sejalan dengan produksi pabrikan yang merosot 4,4% atau sudah turun selama tiga kuartal berturut-turut dan konstruksi mengempis 6,2% yang merupakan penurunan beruntun dalam lima kuartal. "Target inflasinya masih akan tetap tinggi untuk dikejar tahun ini, maka diperlukan banyak perbaikan di berbagai sektor terutama industri perminyakan," ujar Famoroti.

Sajian gambaran ekonomi Nigeria yang buruk mengarahkan IMF pada dugaan GDP Nigeria di tahun 2016 ini hanya akan di level 1,7%.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×