kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.978   49,00   0,29%
  • IDX 7.101   -63,09   -0,88%
  • KOMPAS100 978   -11,00   -1,11%
  • LQ45 721   -10,33   -1,41%
  • ISSI 250   -1,95   -0,77%
  • IDX30 393   -5,76   -1,45%
  • IDXHIDIV20 491   -7,10   -1,42%
  • IDX80 110   -1,28   -1,14%
  • IDXV30 134   -2,01   -1,47%
  • IDXQ30 128   -1,52   -1,17%

Nikkei Jepang Menuju Kerugian Mingguan ke-4 Imbas Perang Iran pada Jumat (27/3)


Jumat, 27 Maret 2026 / 09:19 WIB
Nikkei Jepang Menuju Kerugian Mingguan ke-4 Imbas Perang Iran pada Jumat (27/3)
ILUSTRASI. Bursa Asia - Nikkei Jepang (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Indeks saham Jepang, Nikkei 225, turun pada Jumat (27/3/2026) dan berada di jalur kerugian mingguan keempat berturut-turut, seiring memudarnya harapan untuk gencatan senjata segera dalam perang U.S.-Israel melawan Iran.

Kondisi ini mendorong investor masuk ke mode “risk-off” dan menekan optimisme pasar.

Melansir Reuters, Nikkei turun 1% di 53.077,94, setelah sempat anjlok hingga 2% pada sesi perdagangan awal, dan tercatat kehilangan 0,6% sepanjang minggu ini. Indeks Topix lebih luas turun 0,3% ke 3.631,87.

Baca Juga: Selandia Baru Siapkan Strategi Bertahap Hadapi Risiko Pasokan Bahan Bakar, Apa Saja?

“Pasar tampaknya merespons ketidakpastian mendalam terkait jalannya pembicaraan untuk mencapai gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran,” ujar Masahiro Ichikawa, kepala strategi pasar di Sumitomo Mitsui DS Asset Management.

Ekonomi Jepang sangat terpapar lonjakan harga minyak mentah karena ketergantungan tinggi pada impor energi.

Penutupan Selat Hormuz memberi tekanan besar, mengingat sekitar 90% pasokan minyak Jepang melalui jalur tersebut.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan akan menangguhkan serangan terhadap fasilitas energi Iran selama 10 hari atas permintaan Tehran, dan menilai pembicaraan dengan Iran berjalan “sangat baik.”

Namun, pejabat Iran menolak proposal AS untuk mengakhiri konflik, menyebutnya “sepihak dan tidak adil,” sehingga prospek de-eskalasi tetap suram.

Di Nikkei, 110 saham menguat, sementara 113 saham melemah.

Baca Juga: Harga Emas Dunia di US$4.380 Jumat (27/3) Pagi, Pekan ke-4 Berturut-turut Turun

Pemimpin pelemahan adalah produsen kabel dan komponen Furukawa Electric, turun 7,8% setelah tiga hari berturut-turut naik.

Pemimpin sistem pendingin udara Daikin Industries merosot 7,7% dan Sumitomo Electric turun 6,9%.

Saham terkait kecerdasan buatan juga melemah, dengan pembuat peralatan pengujian chip Advantest turun 3,8% dan menjadi penekan terbesar Nikkei.

Sementara itu, penguat terbesar adalah produsen kosmetik Shiseido naik 5,6%, diikuti operator aplikasi pasar loak Mercari (+3,8%) dan produsen endoskopi serta optik Olympus (+3,5%).




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×