kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.042.000   -45.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.922   31,00   0,18%
  • IDX 7.392   2,63   0,04%
  • KOMPAS100 1.028   0,56   0,05%
  • LQ45 755   2,82   0,38%
  • ISSI 259   -0,74   -0,29%
  • IDX30 402   3,66   0,92%
  • IDXHIDIV20 498   7,43   1,51%
  • IDX80 116   0,11   0,10%
  • IDXV30 134   1,39   1,04%
  • IDXQ30 130   1,22   0,95%

Nissan, Uber, dan Wayve Kolaborasi Kembangkan Robotaxi, Uji Coba di Tokyo Mulai 2026


Kamis, 12 Maret 2026 / 09:02 WIB
Nissan, Uber, dan Wayve Kolaborasi Kembangkan Robotaxi, Uji Coba di Tokyo Mulai 2026
ILUSTRASI. Startup teknologi asal Inggris Wayve (Daniel Leussink/Daniel Leussink)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nissan Motor, Uber Technologies, dan startup teknologi asal Inggris Wayve mengumumkan kerja sama untuk mengembangkan layanan robotaxi. Ketiga perusahaan menargetkan program uji coba diluncurkan di Tokyo pada akhir 2026.

Kolaborasi ini akan menjadi kemitraan kendaraan otonom pertama Uber di Jepang. Dalam proyek tersebut, kendaraan listrik Nissan Leaf yang dilengkapi teknologi mengemudi otonom dari Wayve akan tersedia bagi pelanggan melalui platform Uber.

Baca Juga: Harga Emas Turun Tipis Tertekan Dolar Kamis (12/3), Kekhawatiran Inflasi Menguat

CEO Wayve Alex Kendall mengatakan, perusahaannya telah melakukan pengujian teknologi di Jepang sejak awal 2025.

“Kami telah menguji teknologi kami di seluruh Jepang sejak awal 2025. Bermitra dengan Uber dan Nissan untuk memulai penerapan robotaxi memungkinkan kami memperkenalkan teknologi ini secara bertanggung jawab,” ujarnya dalam pernyataan bersama Perusahaan dilansir dari Reuters Kamis (12/3/2026).

Pada tahap awal, kendaraan robotaxi tersebut akan beroperasi melalui aplikasi Uber dengan pengemudi keselamatan terlatih yang tetap berada di dalam mobil. Uber berencana meluncurkan layanan tersebut melalui mitra taksi berlisensi di Jepang.

Wayve sendiri didukung oleh investor besar seperti SoftBank dan Nvidia. Perusahaan ini telah menjalin kemitraan dengan Uber sejak Agustus 2024 untuk mengembangkan layanan kendaraan otonom.

Baca Juga: Harga Minyak Melonjak Kamis (12/3) Pagi: Brent ke US$97,67 dan WTI ke US$92,36

Kedua perusahaan menargetkan peluncuran layanan robotaxi di lebih dari 10 kota di dunia, termasuk London pada tahun ini.

Pada September tahun lalu, Nissan juga mengungkapkan telah mulai menguji sistem bantuan pengemudi yang memanfaatkan teknologi Wayve. Sistem tersebut ditargetkan dapat diluncurkan di Jepang pada tahun fiskal 2027.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×