kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.094   -54,00   -0,31%
  • IDX 7.172   200,95   2,88%
  • KOMPAS100 989   31,66   3,31%
  • LQ45 723   21,56   3,07%
  • ISSI 256   6,30   2,53%
  • IDX30 394   12,26   3,21%
  • IDXHIDIV20 483   10,94   2,32%
  • IDX80 111   3,39   3,14%
  • IDXV30 132   2,00   1,53%
  • IDXQ30 128   3,44   2,77%

Orang-orang kaya Hong Kong mulai mencari cara mengalihkan uang ke luar negeri


Jumat, 22 November 2019 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Seorang pemrotes berupaya memadamkan api di kampus Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU) selama bentrokan dengan polisi di Hong Kong, Cina, 18 November 2019.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

CEO Credit Suisse Tidjane Thiam melihat orang-orang masih bersikap wait and see dan belum melihat arus besar atau pergerakan signifikan dari klien mereka.

Sedangkan CEO DBS Group Holdings Ltd Piyush Gupta menyebut orang-orang kaya negara itu sudah mulai membuka akun beberapa bulan yang lalu.

Baca Juga: Wall Street terkoreksi, investor menanti kemajuan kesepakatan dagang AS-China

Sulit untuk menghindari kerusuhan dengan sejumlah bankir yang bingung dengan meningkatnya kekerasan yang mencari pekerjaan di luar negeri.

Bankir investasi Citigroup Inc ditahan polisi minggu lalu, sementara seorang karyawan JPMorgan Chase & Co. dipukul di luar kantor utama Hong Kong perusahaan. Dan ketegangan di jalan telah menjalar ke interaksi kantor juga.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×