kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.037   32,00   0,19%
  • IDX 7.109   -75,92   -1,06%
  • KOMPAS100 983   -10,00   -1,01%
  • LQ45 720   -6,31   -0,87%
  • ISSI 254   -2,76   -1,07%
  • IDX30 391   -2,50   -0,64%
  • IDXHIDIV20 485   -1,84   -0,38%
  • IDX80 111   -1,00   -0,89%
  • IDXV30 135   -0,04   -0,03%
  • IDXQ30 127   -0,77   -0,60%

Pamer rudal hipersonik, China siap menantang Amerika Serikat


Rabu, 02 Oktober 2019 / 04:45 WIB
ILUSTRASI. Pamerkan rudal hipersonik, China siap menantang Amerika Serikat


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Dari senjata-senjata yang diluncurkan itu ada senjata pembunuh gerbong Dongfeng-21D (DF-21D) yang pernah diluncurkan pada parade militer pada tahun 2015. Senjata ini dirancang untuk menabrak kapal perang di laut pada jarak hingga 1.500 kilometer, dan rudal jarak menengah DF-26. Rudal ini dijuluki "Pembunuh Guam" mengacu pada Pangkalan militer AS di Pulau Pasifik.

Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) juga meluncurkan rudal hipersonik, yang dikenal sebagai DF-17, yang secara teoritis dapat bermanuver tajam pada kecepatan suara berkali-kali, membuatnya sangat sulit untuk dilawan.

Baca Juga: Xi Jinping: Tidak ada kekuatan yang dapat menghentikan kebangkitan China

Nozomu Yoshitomi, profesor di Universitas Nihon Jepang dan pensiunan jenderal Pasukan Bela Diri Jepang, mengatakan DF-17 menjadi ancaman serius mengenai seberapa efektivitas sistem pertahanan rudal regional yang dibangun Amerika Serikat dan Jepang.

"Ada kemungkinan jika kita tidak memperoleh sistem pertahanan rudal balistik yang lebih canggih, akan menjadi mustahil bagi Amerika Serikat dan Jepang untuk merespons," kata Yoshitomi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×