kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   -14.000   -0,47%
  • USD/IDR 16.850   -3,00   -0,02%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Panasonic Mengincar India sebagai Pasar AC Global Teratas dalam Tujuh Tahun


Senin, 16 Februari 2026 / 11:41 WIB
Panasonic Mengincar India sebagai Pasar AC Global Teratas dalam Tujuh Tahun
ILUSTRASI. Panasonic prediksi India jadi pasar AC nomor 1 dunia dalam 7 tahun.


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Panasonic memperkirakan India akan menjadi pasar pendingin udara atawa air conditioner terbesarnya secara global dalam tujuh tahun ke depan, kata seorang eksekutif kepada Reuters pada hari Jumat (13/2/2026).

Di mana, Panasonic mengandalkan permintaan yang meningkat pesat di India.

Perkiraan industri menunjukkan hanya sepersepuluh rumah tangga di India yang memiliki AC, dibandingkan dengan dua pertiga di China dan sepertiga di Thailand, bahkan ketika negara terpadat di dunia ini sering bergulat dengan gelombang panas.

"Pasar AC ruangan di India sudah menjadi nomor 2 bagi kami secara global," kata Abhishek Verma, kepala pemasaran dan perencanaan produk di bisnis pemanas, ventilasi, dan pendingin udara serta rantai dingin Panasonic di India.

Baca Juga: Harga Minyak Bergerak Stabil Jelang Perundingan AS-Iran di Jenewa

"Mungkin dalam jangka waktu lima hingga tujuh tahun, kami akan menjadi pasar nomor 1 bagi kami secara global."

Untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, Panasonic, yang saat ini sebagian besar mengirimkan produknya ke pasar Asia Tenggara, berencana untuk menggandakan kapasitas produksinya menjadi dua juta unit pada tahun fiskal 2028.

Perusahaan ini juga berupaya untuk memperluas ekspor dari India, kata Verma, menambahkan bahwa Panasonic "berusaha mengembangkan negara ini menjadi pusat ekspor."

Ia tidak mengungkapkan besaran investasinya.

Beberapa merek global, termasuk Apple dan Nike, telah meningkatkan produksi mereka di India karena mereka ingin mendiversifikasi rantai pasokan mereka dan negara tersebut menawarkan kebijakan yang lebih ramah bisnis dan tenaga kerja murah.

Panasonic memiliki pangsa pasar 6,7% dari pasar AC ruangan India yang hampir mencapai US$ 5 miliar pada tahun fiskal 2025.

Perusahaan ini bertujuan untuk meningkatkan angka tersebut menjadi 8% pada tahun kalender 2026, kata Verma, sehari setelah perusahaan meluncurkan 57 model baru, termasuk model dengan fitur pemurnian udara yang dirancang untuk mengatasi tingkat polusi yang semakin buruk di negara tersebut.

Baca Juga: Ekonomi Thailand Tumbuh 2,5% di Kuartal IV-2025, Melampaui Proyeksi

Voltas dari Tata Group, pemimpin pasar AC India dengan pangsa pasar hampir 18%, optimistis tentang musim panas yang akan datang, bertaruh pada pembeli pertama kali untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dua digit.

Panasonic menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 55% dalam bisnis AC-nya untuk periode Januari-Juni, bulan-bulan puncak musim panas di India, didorong oleh penurunan permintaan tahun lalu dan rencananya untuk meningkatkan pengeluaran pemasaran sebesar 2,5 hingga tiga kali lipat tahun ini, menurut Verma.

Ia tidak mengungkapkan pendapatan atau anggaran pemasarannya. ($1 = 90,6700 rupee India) 

Selanjutnya: Promo Fore Coffee Imlek 16-17 Februari 2026, 2 Botol 1 Liter Harga Spesial

Menarik Dibaca: Promo Hoki Deals Imlek: Subway & Burger Bangor Bikin Untung dengan Penawaran Spesial




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×