kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   -14.000   -0,47%
  • USD/IDR 16.842   -11,00   -0,07%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Pasar China Libur, Harga Tembaga dan Aluminium Turun


Senin, 16 Februari 2026 / 17:11 WIB
Pasar China Libur, Harga Tembaga dan Aluminium Turun
ILUSTRASI. Harga Tembaga (REUTERS/Florence Lo)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga tembaga di Bursa Logam London (LME) turun pada Senin (16/2/2026). Sementara, harga aluminium memperpanjang koreksi untuk sesi ketiga berturut-turut karena perdagangan tipis karena pasar China tengah libur sehingga membebani harga.

Bursa Berjangka Shanghai ditutup untuk liburan Tahun Baru Imlek yang dimulai pada 15 Februari dan perdagangan akan dilanjutkan pada 24 Februari.

Senin (16/2/2026), harga tembaga acuan tiga bulan di Bursa Logam London (LME) turun tipis 0,2% menjadi US$ 12.848,50 per ton pada pukul 06.54 GMT, setelah turun ke level terendah dalam seminggu pada hari Jumat.

"Harga tembaga LME mungkin akan menguji ulang level support di US$ 12.578 per ton metrik minggu ini, dan jika menembus level tersebut, penurunan akan terjadi ke kisaran US$ 11.545-US$ 12.116," kata analis teknikal Reuters Wang Tao, Senin (16/2/2026).

Baca Juga: Pasar Menanti Pembicaraan Nuklir AS-Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Stok tembaga di tiga bursa logam terbesar di dunia telah melampaui 1 juta metrik ton untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade, karena penumpukan persediaan akibat permintaan yang lemah di Tiongkok menambah penimbunan baru-baru ini di Amerika Serikat.

Stok tembaga LME naik 7.225 metrik ton pada Jumat lalu (13/2/2026).

Aktivitas pabrik di Tiongkok melemah pada bulan Januari karena permintaan domestik yang lemah menyeret turun produksi di awal tahun baru, menurut survei resmi pada 31 Januari.

Harga logam lainnya, aluminium sempat naik 0,1% menjadi US$ 3.076, setelah turun ke level terendah dalam satu minggu pada hari Jumat usai adaya laporan bahwa Presiden AS Donald Trump berencana mengurangi beberapa tarif pada barang baja dan aluminium.

"Aluminium LME mungkin akan menguji ulang level support di US$ 3.000 per ton metrik minggu ini, dan penembusan di bawah level tersebut dapat membuka jalan menuju US$ 2.916," tambah Tao.

Sementara, harga nikel LME turun 0,2% menjadi US$ 16.960/ton, level terendah dalam lebih dari seminggu. Stok nikel di bursa juga naik 702 ton.

Baca Juga: Jelang Perundingan Nuklir, Menlu Iran Akan Bertemu Badan Energi Atom Internasional

Selanjutnya: Nilai Pasar Saham Big Tech Longsor, Investor Mulai Ragu dengan Prospek AI

Menarik Dibaca: 5 Buah Pembawa Hoki di Tahun Baru Imlek, Simbol Keberuntungan dan Rezeki Berlimpah




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×