kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.127   33,00   0,19%
  • IDX 7.474   166,76   2,28%
  • KOMPAS100 1.031   21,88   2,17%
  • LQ45 747   12,61   1,72%
  • ISSI 270   5,39   2,04%
  • IDX30 400   7,24   1,84%
  • IDXHIDIV20 489   8,96   1,86%
  • IDX80 116   2,01   1,77%
  • IDXV30 135   1,78   1,33%
  • IDXQ30 129   2,17   1,71%

Pasukan Rusia Tinggalkan Benteng Ukraina, Sekutu Putin Sarankan Respons Nuklir


Minggu, 02 Oktober 2022 / 00:14 WIB
Pasukan tentara pro-Rusia dalam seragam tanpa lencana terlihat di atas sebuah tank dengan huruf 'Z' ditulis di samping tank di pemukiman yang dikontrol separatis, Buhas (Bugas).


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Pernyataan kementerian pertahanan Rusia tidak menyebutkan pasukannya dikepung di Lyman, sangat berbeda dengan versi Ukraina.

"Kelompok Rusia di daerah Lyman dikepung," kata Serhii Cherevatyi, juru bicara pasukan timur Ukraina, beberapa jam sebelumnya.

Dia mengatakan bahwa Rusia memiliki 5.000 hingga 5.500 tentara di Lyman tetapi jumlah pasukan yang dikepung bisa lebih rendah karena ada yang jadi korban. Dia mengkonfirmasi Ukraina berada di dalam kota sore itu.

"Kami sudah di Lyman, tapi ada pertempuran," katanya.

Baca Juga: Invasi Hari ke-9: Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Ukraina

Dua tentara Ukraina yang menyeringai menempelkan bendera nasional kuning-biru pada tanda selamat datang "Lyman" di pintu masuk kota di utara wilayah Donetsk, sebuah video yang diposting oleh kepala staf presiden menunjukkan.

"1 Oktober. Kami membentangkan bendera negara kami dan mendirikannya di tanah kami. Lyman akan menjadi Ukraina," kata salah satu tentara, berdiri di atas kendaraan militer.

Pernyataan medan perang kedua belah pihak tidak dapat diverifikasi secara independen.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×