kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pejabat AS masih yakin kesepakatan dagang dengan China bisa dijalin akhir tahun ini


Minggu, 24 November 2019 / 11:06 WIB
ILUSTRASI. Bendera China, Amerika Serikat dan Partai Komunis China. REUTERS/Aly Song


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

O'Brien mengatakan dia belum berbicara dengan Trump tentang keputusannya soal apakah akan menandatangani RUU HAM Hong Kong atau tidak.

Tetapi ia mencatat bahwa presiden memiliki waktu hingga awal Desember untuk mengambil keputusan. Calon beleid ini akan secara otomatis menjadi undang-undang pada 3 Desember jika Trump memilih untuk tidak melakukan apa pun.

Baca Juga: Tekan biaya untuk bersaing dengan produsen ponsel murah, Samsung produksi di China

"Saya pikir RUU ini disahkan dengan suara mayoritas yang cukup signifikan, jadi saya yakin itu sesuatu yang dipertimbangkan presiden," kata O'Brien.

Soal potensi reaksi keras dari Beijing, ia menyebut pihaknya tak mengharapkan adanya respons yang buruk mengingat sudah banyak kekerasan yang terjadi di Hong Kong.

“Pertanyaan sebenarnya adalah apa yang dunia siap lakukan tentang Tiongkok jika ada tindakan keras seperti itu? Amerika Serikat akan melakukan bagiannya,” katanya.




TERBARU

[X]
×