Penjualan Foxconn Turun 11,4% Akibat Gangguan Pabrik

Selasa, 06 Desember 2022 | 10:24 WIB   Reporter: Adrianus Octaviano
Penjualan Foxconn Turun 11,4% Akibat Gangguan Pabrik

ILUSTRASI. Foxconn menyebut, November adalah periode yang paling terpengaruh oleh pandemi.


KONTAN.CO.ID - BEIJING. Hon Hai Precision Industry Co atau kerap dikenal Foxconn melaporkan penurunan penjualan 11,4% untuk November dari tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi menyusul gangguan pengiriman akibat wabah Covid di kota Zhengzhou di China, tempat perusahaan mengoperasikan kompleks perakitan iPhone terbesar di dunia.

Foxconn menyebut, November adalah periode yang paling terpengaruh oleh pandemi dan mengharapkan kuartal keempat kira-kira sejalan dengan konsensus pasar. Seperti diketahui, wabah Covid menyebabkan penguncian pemerintah, eksodus pekerja, dan protes kekerasan di fasilitas manufaktur.

“Selain merealokasi kapasitas produksi dari berbagai pabrik, kami juga telah mulai merekrut karyawan baru, dan secara bertahap menuju pemulihan kapasitas produksi menjadi normal,” kata Foxconn dalam pernyataannya dikutip dari Bloomberg, Selasa (6/12).

Baca Juga: Menilik Dampak Pembatasan Covid-19 Terhadap Olahraga dan Bisnis Ekonomi China

Foxconn menawarkan kepastian bahwa situasi telah "dikendalikan" dan bahwa produksinya akan meningkat sepanjang sisa tahun ini.

Kantor Zhengzhou di China tengah adalah tempat sebagian besar handset iPhone Pro dunia dirakit, sehingga sangat penting bagi kemampuan Apple Inc untuk memenuhi permintaan akan generasi terbaru. 

Apple memperkirakan pengiriman akan tertunda tahun ini karena gangguan. Para analis pasar telah menawarkan serangkaian perkiraan yang semakin suram untuk kekurangan pengiriman tahun ini. UBS bulan ini mengatakan seluruh generasi iPhone 14 mungkin jauh dari ekspektasi sebelumnya sebanyak 16 juta unit.

Baca Juga: Aktivitas Pabrik China Kembali Kontraksi

Harga saham Hon Hai turun sebanyak 2,4% di perdagangan Taiwan pada hari Selasa (6/12). Ini adalah penurunan intraday terbesar sejak Oktober. Sementara harga saham Apple turun kurang dari 1% di AS.

Saat ini China telah membatalkan pembatasan Covid di beberapa kota, termasuk Zhengzhou. Pihak berwenang mengumumkan pada hari Minggu segera berakhirnya pengujian Covid wajib untuk memasuki bus, kereta bawah tanah, taksi, dan tempat umum lainnya selain bagi mereka yang berangkat dari kota atau pergi ke bar karaoke dan warung internet.

Foxconn melanjutkan operasi loop tertutup, membatasi pergerakan pekerja ke asrama dan pabrik, menurut pemberitahuan yang diposting di WeChat.

"Pelonggaran kebijakan Covid-Zero China mungkin membantu mengangkat penjualan Desember Hon Hai, membuka jalan untuk memenuhi atau bahkan mengalahkan panduan kuartal keempat," ungkap analis Bloomberg Intelligence Steven Tseng dan Sean Chen dalam sebuah catatan.

Editor: Wahyu T.Rahmawati
Tag

Terbaru