kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.211   48,00   0,28%
  • IDX 7.542   -17,77   -0,24%
  • KOMPAS100 1.031   -8,30   -0,80%
  • LQ45 736   -7,70   -1,04%
  • ISSI 273   -0,06   -0,02%
  • IDX30 401   0,75   0,19%
  • IDXHIDIV20 492   5,09   1,05%
  • IDX80 115   -0,96   -0,82%
  • IDXV30 141   2,14   1,54%
  • IDXQ30 129   0,46   0,36%

Perang dagang memanas, China pangkas impor emas


Kamis, 15 Agustus 2019 / 12:40 WIB
ILUSTRASI. Emas batangan dan uang dollar AS


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

China mengimpor emas dari sejumlah negara seperti Swiss, Australia, dan Afrika Selatan. Nah, mereka bertransaksi dengan menggunakan dollar AS. Biasanya, impor emas China dilakukan oleh sekelompok bank lokal dan internasional yang mendapatkan kuota impor bulanan dari bank sentral Tiongkok.

Namun, menurut tujuh sumber dari industri emas yang tersebar di London, Hong Kong, Singapura dan China, kuota tersebut semakin dipangkas dalam beberapa bulan terakhir. 

Baca Juga: China patok nilai tengah yuan di 7,0268, lebih rendah dari ekspektasi analis

"Saat ini tidak ada lagi kuota impor yang dikeluarkan China. Bahkan pada Juni dan Juli, hampir tidak ada yang diimpor oleh bank," jelas salah satu sumber.

Sayang, People's Bank of China tidak merespon pertanyaan yang dikirimkan Reuters.

Mereka mengatakan, motif China melarang impor emas adalah membantu membatasi larinya dana asing yang hengkang di tengah anjloknya nilai tukar yuan. 

Beijing memang sudah beberapa kali melakukan intervensi di mata uang untuk mencegah keluarnya arus dana asing saat yuan melemah, seperti memperketat suplai yuan di pasar offshore, menekan faktur impor dan mendorong bank untuk mengirimkan dollarnya dari luar negeri. 

Sebelumnya, China juga pernah mengambil kebijakan yang sama dengan melarang impor emas pada 2016 lalu, setelah yuan melemah tajam. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×