kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.776   42,00   0,25%
  • IDX 8.232   -88,35   -1,06%
  • KOMPAS100 1.139   -9,43   -0,82%
  • LQ45 813   0,48   0,06%
  • ISSI 296   -9,48   -3,11%
  • IDX30 422   3,70   0,88%
  • IDXHIDIV20 501   7,26   1,47%
  • IDX80 126   -0,89   -0,70%
  • IDXV30 136   -1,76   -1,27%
  • IDXQ30 136   1,46   1,09%

Pesanan Pabrik AS Bangkit November 2025, Dipicu Lonjakan Permintaan Pesawat Komersial


Kamis, 29 Januari 2026 / 22:43 WIB
Pesanan Pabrik AS Bangkit November 2025, Dipicu Lonjakan Permintaan Pesawat Komersial
ILUSTRASI. Manufaktiir (Pabrik) Amerika Serikat (AS) (via REUTERS/L3Harris Technologies)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pesanan baru barang pabrikan di Amerika Serikat (AS) kembali meningkat pada November, didorong lonjakan permintaan pesawat komersial.

Namun, belanja dunia usaha untuk peralatan diperkirakan melambat pada kuartal IV.

Biro Sensus Departemen Perdagangan AS pada Kamis (29/1/2026), melaporkan pesanan pabrik naik 2,7% pada November, berbalik arah dari penurunan 1,2% pada Oktober yang telah direvisi naik.

Baca Juga: Laba Mastercard Lampaui Ekspektasi, Didukung Belanja Perjalanan dan Kebutuhan Pokok

Kenaikan ini melampaui perkiraan ekonom yang disurvei Reuters, yang memproyeksikan pertumbuhan 1,6% setelah sebelumnya dilaporkan turun 1,3% pada Oktober. Secara tahunan, pesanan pabrik meningkat 3,4%.

Laporan tersebut sempat tertunda akibat penutupan sebagian pemerintahan federal AS selama 43 hari.

Sejumlah analis menilai kebijakan tarif impor besar-besaran yang diterapkan Presiden Donald Trump telah menekan sebagian besar sektor manufaktur, yang menyumbang sekitar 10,1% terhadap perekonomian AS.

Meski demikian, beberapa industri justru mendapat dorongan dari perlindungan terhadap persaingan asing.

Lonjakan permintaan pesawat komersial menjadi faktor utama penguatan pesanan pabrik, dengan kenaikan mencapai 97,6% pada November.

Baca Juga: Rusia Siap Evakuasi Staf dari PLTN Bushehr Iran Jika Situasi Memburuk

Selain itu, pesanan peralatan listrik, peralatan rumah tangga, komponen, serta produk logam fabrikasi juga mencatat pertumbuhan solid. Pesanan mesin naik tipis 0,3%, sementara pesanan komputer dan produk elektronik tercatat stagnan.

Di sisi lain, pesanan barang modal non-pertahanan di luar pesawat yang kerap dijadikan indikator rencana belanja peralatan oleh dunia usaha naik 0,4% pada November, lebih rendah dari estimasi awal sebesar 0,7%.

Pengiriman barang modal inti juga hanya meningkat 0,2%, direvisi turun dari laporan sebelumnya sebesar 0,4%.

Baca Juga: Defisit Perdagangan AS Melebar November 2025, Catat Kenaikan Hampir dalam 34 Tahun

Investasi bisnis pada peralatan tumbuh 5,2% pada kuartal III, berkontribusi pada laju pertumbuhan ekonomi tercepat dalam tiga tahun terakhir.

Ke depan, para ekonom tetap berhati-hati namun optimistis terhadap perbaikan sektor manufaktur secara lebih luas, seiring meredanya dampak tarif impor dan mulai berlakunya undang-undang perpajakan baru yang menjadikan depresiasi bonus bersifat permanen.

Selanjutnya: IFG Dorong Asuransi Sebagai Instrumen Mitigasi Bencana

Menarik Dibaca: Hasil Thailand Masters 2026, 12 Wakil Indonesia Melaju ke Perempatfinal




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×