kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Pimpinan Divisi Hardware OpenAI Mengundurkan Diri Setelah Kesepakatan dengan Pentagon


Minggu, 08 Maret 2026 / 21:01 WIB
Pimpinan Divisi Hardware OpenAI Mengundurkan Diri Setelah Kesepakatan dengan Pentagon
ILUSTRASI. OPENAI-COMPUTE/ (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Caitlin Kalinowski, eksekutif yang menangani pengembangan perangkat keras di OpenAI, mengumumkan pengunduran dirinya pada Sabtu lalu. Keputusan ini dilatarbelakangi kekhawatiran terkait kesepakatan perusahaan dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon).

Dalam unggahan di media sosial X, Kalinowski menyatakan bahwa OpenAI tidak cukup mempertimbangkan risiko sebelum menyetujui penerapan model AI mereka pada jaringan cloud rahasia milik Pentagon.

“AI memiliki peran penting dalam keamanan nasional,” tulis Kalinowski.

“Namun pengawasan terhadap warga Amerika tanpa pengawasan yudisial dan otonomi mematikan tanpa otorisasi manusia adalah batasan yang seharusnya mendapat pertimbangan lebih matang,” tambahnya.

Meski Reuters belum berhasil menghubungi Kalinowski secara langsung, dalam postingannya dia menegaskan memiliki “rasa hormat yang mendalam” terhadap CEO OpenAI, Sam Altman, dan timnya.

Namun, dia menyoroti bahwa kesepakatan dengan Pentagon diumumkan “tanpa batasan yang jelas,” sehingga menimbulkan kekhawatiran tata kelola.

“Ini terutama masalah tata kelola,” lanjut Kalinowski dalam unggahan berikutnya. “Isu-isu ini terlalu penting untuk diumumkan atau disepakati secara tergesa-gesa.”

Pihak OpenAI menyatakan sehari setelah kesepakatan bahwa perjanjian tersebut mencakup perlindungan tambahan untuk mengamankan penggunaan teknologinya. Pada hari Sabtu, perusahaan menegaskan kembali bahwa “garis merah” mereka melarang penggunaan AI untuk pengawasan domestik maupun senjata otonom.

“Kami menyadari bahwa masyarakat memiliki pandangan yang kuat mengenai isu-isu ini, dan kami akan terus berdiskusi dengan karyawan, pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas global,” kata pernyataan resmi OpenAI kepada Reuters.

Caitlin Kalinowski bergabung dengan OpenAI pada tahun 2024 setelah sebelumnya memimpin pengembangan perangkat keras realitas tertambah di Meta Platforms.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×