kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

PM Jepang Takaichi Bubarkan Parlemen Jumat, Umumkan Pemilu Nasional


Senin, 19 Januari 2026 / 16:37 WIB
PM Jepang Takaichi Bubarkan Parlemen Jumat, Umumkan Pemilu Nasional
ILUSTRASI. Perdana Menteri Sanae Takaichi siap bubarkan parlemen Jumat ini. Ini langkah strategis untuk amankan dukungan publik pada rencana besar. Apa target sebenarnya di balik pemilu dadakan ini? (Pool via REUTERS/YUICHI YAMAZAKI)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan akan membubarkan parlemen pada Jumat dan menggelar pemilihan umum nasional guna meminta dukungan pemilih terhadap rencana peningkatan belanja negara serta strategi keamanan baru yang diperkirakan akan mempercepat penguatan pertahanan Jepang.

Pemilu dadakan tersebut akan menentukan seluruh 465 kursi di majelis rendah parlemen. Ini sekaligus menjadi ujian elektoral pertama bagi Takaichi sejak ia menjabat sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang pada Oktober lalu.

Keputusan menggelar pemilu lebih awal dinilai memungkinkan Takaichi memanfaatkan tingkat dukungan publik yang masih kuat untuk memperkokoh kendalinya atas Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa, sekaligus mengamankan mayoritas koalisi pemerintah yang saat ini relatif rapuh.

Baca Juga: Saham Jepang Merosot, Investor Hadapi Risiko Geopolitik & Perang Dagang Baru

Namun, pemilihan ini juga akan menguji sejauh mana pemilih bersedia menerima peningkatan belanja negara di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat dan menjadi kekhawatiran utama masyarakat.

Jajak pendapat yang dirilis stasiun penyiaran publik NHK pekan lalu menunjukkan, sebanyak 45% responden menyebut kenaikan harga sebagai kekhawatiran terbesar mereka, disusul isu diplomasi dan keamanan nasional sebesar 16%.

Selanjutnya: Kenaikan Pungutan Ekspor Sawit Jadi 12,5 Persen Bakal Tekan Harga CPO Dalam Negeri

Menarik Dibaca: 7 Cara Sehat Konsumsi Buah Bit untuk Tekanan Darah, Mau Coba?




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×