kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

PM Jepang Takaichi Pertimbangkan Penangguhan Pajak Penjualan Makanan pada Kampanyenya


Sabtu, 17 Januari 2026 / 13:54 WIB
PM Jepang Takaichi Pertimbangkan Penangguhan Pajak Penjualan Makanan pada Kampanyenya
ILUSTRASI. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi ( REUTERS/KIM KYUNG-HOON)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi sedang mempertimbangkan janji untuk menangguhkan pajak penjualan atas makanan sebagai bagian dari kampanyenya untuk pemilihan umum bulan depan, lapor surat kabar Mainichi, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, seperti dilansir Reuters, Sabtu (17/1/2026).

Menurut laporan surat kabar tersebut, pemerintah dan Partai Demokrat Liberal Takaichi akan dengan cermat menilai dampak pasar sebelum memutuskan, karena penghapusan pungutan 8% atas penjualan makanan akan mengurangi pendapatan pemerintah sekitar 5 triliun yen (US$ 30 miliar) per tahun.

Permintaan komentar kepada Kantor Perdana Menteri tidak dijawab pada hari Sabtu.

Takaichi berencana untuk membubarkan parlemen pada hari Jumat dan mengadakan pemilihan umum sela karena ia mencari dukungan publik untuk rencana pengeluaran yang telah mengguncang pasar keuangan. 

Baca Juga: Korea Selatan: Tarif Chip AS Berdampak Terbatas Dalam Jangka Pendek

Ia mempertimbangkan untuk mengadakan pemilihan pada tanggal 8 Februari, demikian menurut dua anggota parlemen LDP kepada Reuters.

LDP membentuk pemerintahan koalisi pada bulan Oktober dengan Partai Inovasi Jepang yang berhaluan kanan, yang dikenal sebagai Ishin, membuka jalan bagi Takaichi untuk menjadi perdana menteri wanita pertama di negara itu.

Baca Juga: Nvidia H200 Diblokir China: Produksi Komponen Pemasok Terhenti Seketika

Partai-partai tersebut mengatakan bahwa mereka telah sepakat untuk mempertimbangkan undang-undang yang akan membebaskan makanan dan minuman dari pajak konsumsi selama dua tahun, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

($1 = 158,0900 yen)


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×