kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.086   6,00   0,03%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Potongan Rambut Bertema Militer untuk Anak-Anak Jelang Parade Raksasa di China


Jumat, 29 Agustus 2025 / 13:58 WIB
Pemilik salon rambut Wang Xueru memberikan potongan rambut kepada seorang anak dengan desain tank untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia Kedua, di toko miliknya di Beijing, China, 28 Agustus 2025.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Sebuah salon rambut di Beijing menawarkan potongan rambut bernuansa patriotik dan militer bagi anak-anak menjelang parade militer terbesar China untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.

Awal bulan ini, penata rambut Wang Xueru mendapati sejumlah anak yang datang ke tokonya meminta ukiran bergambar bendera nasional atau tank pada bagian undercut, yakni cukuran tipis di sisi kepala tempat desain dapat diukir.

Melihat semakin banyak permintaan serupa, perempuan berusia 34 tahun itu kemudian menjadikan layanan khusus tersebut sebagai bagian dari penyambutan parade militer yang akan digelar pekan depan di pusat ibu kota. 

Baca Juga: China Akan Pamer Teknologi Militer Terbaru di Parade Besar Pekan Depan

Meski potongan rambut tetap berbayar, Wang menggratiskan jasa ukir desain.

“Saya berpikir, bagaimana kalau ukiran ini diberikan gratis saja? Asalkan anak-anak mau, kami bisa melakukannya tanpa biaya,” ujarnya.

Wang, yang sudah lama menantikan parade militer tersebut, juga menantikan kemungkinan melihat hasil karyanya saat siaran langsung acara berlangsung pada Rabu depan.

“Saya akan mencari apakah ada anak dengan desain bendera kecil di kepalanya. Bisa jadi dia adalah klien saya,” katanya sambil tersenyum.

Parade yang disebut “Hari Kemenangan” oleh Beijing ini menandai berakhirnya Perang Dunia II setelah Jepang menyerah secara resmi, sekaligus menampilkan kekuatan militer Chinaa yang terus berkembang.

Baca Juga: Rusia dan China Peringati Kemenangan Perang Dunia II, Dibayangi Perang Ukraina

Dalam parade yang sangat terencana itu, akan ditampilkan berbagai peralatan mutakhir, mulai dari jet tempur, sistem pertahanan rudal, hingga senjata hipersonik.

Chen Nan, salah satu orang tua yang membawa anaknya untuk potongan rambut bertema militer, menilai kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus memberi kesempatan bagi anak-anak untuk berpartisipasi dalam perayaan nasional.

“Saya pikir bagi anak-anak, kegiatan ini juga punya makna pendidikan. Bagi keluarga kami, semakin kuat Tiongkok, semakin kecil kemungkinan kami dibully. Namun yang paling penting bagi kami adalah perdamaian – kami hanya berharap perdamaian yang abadi,” ujarnya. 


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×