kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.776   42,00   0,25%
  • IDX 8.198   -122,89   -1,48%
  • KOMPAS100 1.133   -16,01   -1,39%
  • LQ45 807   -5,13   -0,63%
  • ISSI 295   -10,10   -3,31%
  • IDX30 419   1,10   0,26%
  • IDXHIDIV20 498   4,16   0,84%
  • IDX80 125   -1,64   -1,29%
  • IDXV30 136   -2,11   -1,53%
  • IDXQ30 135   0,57   0,43%

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol yang Dimakzulkan Ditangkap


Kamis, 16 Januari 2025 / 03:55 WIB
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol yang Dimakzulkan Ditangkap
ILUSTRASI. Pihak berwenang Korea Selatan menangkap Presiden Yoon Suk Yeol yang dimakzulkan pada Rabu (15/1). Kantor Kepresidenan/Handout via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pihak berwenang Korea Selatan menangkap Presiden Yoon Suk Yeol yang dimakzulkan pada Rabu (15/1) atas tuduhan pemberontakan yang terkait dengan deklarasi darurat militernya pada tanggal 3 Desember.

Mengutip Reuters, Rabu (15/1), iring-iringan mobil terlihat meninggalkan gerbang kediaman Yoon di lereng bukit, tempat Yoon bersembunyi selama berminggu-minggu di balik penghalang kawat berduri dan pasukan kecil keamanan pribadi.

Sebelumnya, lebih dari 3.000 polisi dan penyidik ​​antikorupsi telah berkumpul di sana sebelum fajar, menerobos kerumunan pendukung Yoon dan anggota Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa yang memprotes upaya penahanannya.

Baca Juga: Investigator Korea Selatan Berupaya Menangkap Presiden Yoon Suk Yeol yang Dimakzulkan

Pengacara Yoon berpendapat bahwa upaya penahanan Yoon adalah ilegal dan dirancang untuk mempermalukannya di depan umum. 

Surat perintah yang diperoleh penyidik ​​untuk penangkapannya adalah yang pertama kali dikeluarkan terhadap presiden Korea Selatan yang sedang menjabat.

Seorang saksi mata Reuters di tempat kejadian mengungkapkan, perkelahian kecil terjadi antara pengunjuk rasa pro-Yoon dan polisi di dekat kediaman tersebut, ketika penyiar berita lokal melaporkan bahwa penahanan Yoon mungkin akan segera terjadi.

Deklarasi darurat militer Yoon mengejutkan warga Korea Selatan dan menjerumuskan salah satu negara demokrasi paling dinamis di Asia ke dalam periode kekacauan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Baca Juga: Presiden Yoon Suk Yeol Tak Hadir di Pengadilan, Sidang Pemakzulan Ditunda Kamis

Anggota parlemen memilih untuk memakzulkannya dan mencopotnya dari tugas pada 14 Desember.

Secara terpisah, Mahkamah Konstitusi sedang mempertimbangkan untuk menegakkan pemakzulan tersebut dan mencopotnya secara permanen dari jabatannya.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×