CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Protes aturan yang ketat, ribuan nelayan Thailand gelar aksi demo


Selasa, 17 Desember 2019 / 19:31 WIB
ILUSTRASI. Bendera Thailand.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Ribuan nelayan Thailand menggelar aksi di depan Kementerian Pertanian, Selasa (17/12). Mereka memprotes peraturan ketat yang bertujuan memerangi penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan belum diatur.

Thailand, salah satu eksportir seafood terbesar di dunia, mulai menindak penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan belum diatur (IUU) sejak empat tahun lalu, setelah Uni Eropa mengancam akan melarang ekspor mereka.

Pasca menindak pelaku IUU, Uni Eropa menyebutkan, terjadi "peningkatan besar" dalam Pemerintahan Thailand. Tapi, reformasi yang Bangkok berlakukan pada 2015 tersebut telah merugikan sektor perikanan negara itu.

Baca Juga: Situasi politik Thailand memanas, pimpinan partai oposisi serukan aksi massa

Para nelayan yang berasal dari 22 provinsi di Thailand mengubah kawasan di depan Kementerian Pertanian menjadi lokasi kamp dengan tempat berlindung sementara di bawah payung berwarna-warni.

"Kami telah kehilangan segalanya dalam lima tahun terakhir. Jika kami tidak mendapatkan jawaban hari ini, kami tidak akan pergi," kata seorang nelayan dari Provinsi Rayong, Thailand Selatan, seperti dikutip Reuters.




TERBARU

[X]
×